Di sekeliling area, ada stan-stan makanan kaki lima. Orang-orang makan dan mengobrol dengan suara rendah, santai sekali. Tak ada kesan pesta pora. Semuanya sederhana, tapi justru terasa hangat. Dalam kesederhanaan itu, Prilly merasakan suatu kedekatan yang tulus antar orang asing.
Lalu, momen yang paling berkesan itu datang. Bunyi lonceng mulai bergema, menandai dimulainya tradisi Joya no Kane. Lonceng itu dibunyikan sampai 108 kali, sebagai simbol pelepasan dari 108 nafsu duniawi. Setiap dentangnya terasa dalam, pelan, dan punya daya tenang yang luar biasa.
"Lalu terdengar bunyi lonceng. Tradisi Joya no Kane, lonceng dibunyikan 108 kali, sebagai simbol melepaskan 108 nafsu duniawi dan menyambut tahun baru dengan jiwa yang lebih bersih," ungkapnya.
Dari pengalaman itu, Prilly dapat sebuah pelajaran berharga. Merayakan ternyata tak harus selalu heboh. Tak harus tentang keramaian dan suara yang memekakkan telinga. Makna justru sering muncul saat kita memilih untuk diam, menenangkan pikiran, dan benar-benar menyelami diri sendiri.
"Kami baru sadar, merayakan tidak selalu harus heboh. Kadang, maknanya justru hadir saat kita diam... dan benar-benar mendengarkan diri sendiri," tulis Prilly.
Intinya, tahun baru ini mengajarkannya bahwa yang terpenting bukanlah kemeriahan perayaannya. Melainkan, kesiapan batin untuk memulai lembaran baru. Memulai dengan harapan yang lebih jujur, tanpa beban berlebihan, dan dengan ketenangan di dalam hati.
"Tahun baru kali ini mengajarkanku satu hal: yang paling penting bukan suara perayaannya, tapi kesiapan batin untuk memulai lagi,"
Ia menutup renungannya dengan sebuah harapan. Bukan cuma untuk dirinya, tapi untuk semua orang. Semoga kita bisa memulai tahun ini dengan versi diri yang lebih utuh. Lebih sadar, lebih tenang, dan lebih berani jujur tentang apa yang kita butuhkan sebenarnya.
"Dengan harapan yang lebih jujur dan hati yang lebih tenang. Semoga kita semua memulai dengan versi diri yang lebih utuh," tutup Prilly.
Artikel Terkait
Ridwan Kamil dan Atalia: Kompak Jaga Anak di Tengah Badai Perceraian
Gilang Dirga Bertekad Tinggalkan Rokok Usai Ditinggal Ayah Akibat Serangan Jantung
Video Parodi Banjir Picu Teror, Yama Carlos Dihantui Kiriman COD Misterius
Tasya Farasya Pilih Umrah di Akhir Tahun, Usai Lalui Ujian Hidup dan Perceraian