Wardatina Mawa Pilih Menepi, Mental Tertekan Akibat Fitnah Suami

- Sabtu, 27 Desember 2025 | 13:45 WIB
Wardatina Mawa Pilih Menepi, Mental Tertekan Akibat Fitnah Suami
Kondisi Terkini Wardatina Mawa

Wardatina Mawa Pilih Menepi, Mental Tertekan Usai Merasa Difitnah

Suasana panas kembali menyelimuti kisruh rumah tangga Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi. Kali ini, Mawa yang angkat bicara. Ia merasa namanya tercoreng oleh fitnah yang dilontarkan sang suami, terutama terkait perlakuan dirinya terhadap keluarga Insan. Wanita yang akrab disapa Mawa itu bersikeras, ia tak pernah berbuat kasar atau bersikap tak pantas.

Dampaknya ternyata dalam. Tekanan mental yang dirasakannya cukup berat. Hal ini diakui oleh kuasa hukumnya, Darma Praja.

"Ya, kalau untuk itu sih memang saat ini ibu Mawa memang merasa lebih sedikit tertekan ya dengan fitnah-fitnah yang dilontarkan," ujar Darma Praja, seperti dikutip dari Tribunnews.

Karena itulah, Mawa memutuskan untuk lebih banyak diam. Ia jarang berkomentar belakangan ini. Pilihannya jelas: menenangkan diri dulu.

"Jadi memang mungkin untuk saat ini Ibu Mawa tidak terlalu banyak berkomentar dan menjalani saja proses yang ada," sambung sang pengacara.

Fokus pada Proses Hukum

Di sisi lain, Mawa tak lantas diam seribu bahasa. Selebgram berusia 25 tahun ini justru memusatkan perhatian pada laporan hukum yang sudah ia jalankan. Sebelumnya, ia telah melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke pihak berwajib terkait dugaan perselingkuhan dan perzinaan.

"Jadi dia sekarang mungkin lebih menenangkan diri dan fokus terhadap proses yang dijalani aja sih," jelas Darma Praja.

Posisinya dari dulu sebenarnya sudah tegas. "Kalau itu kan sebenarnya tegas dari kemarin memang Mawa tidak mau dipoligami dan akan bercerai," tambahnya.

Meski memilih untuk menenangkan pikiran, langkah hukum terus berjalan. Laporan ke Polda Metro Jaya yang ia buat pada Sabtu (22/11/2025) tetap diproses. Bahkan, sebagai bagian dari barang bukti, video CCTV dari rumah Inara telah diserahkan. Prosesnya masih berlanjut.

Jadi, meski terlihat hening di permukaan, pertarungan di ranah hukum antara Mawa dan Insan tampaknya masih panjang.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar