Lirik Liruh "I'll Never Know Why" dari Jessie J: Sebuah Pengakuan yang Menyayat
Baru-baru ini, Jessie J menghadirkan album terbarunya, Don't Tease Me With A Good Time. Album ini cukup padat, memuat 16 lagu, dan salah satu yang langsung menarik perhatian adalah I'll Never Know Why. Lagu ini punya nuansa yang berbeda, lebih personal dan terasa sangat dalam.
Liriknya sendiri seperti sebuah surat yang tak pernah terkirim. Sebuah percakapan satu arah dengan seseorang yang telah pergi. Bisa dibilang, lagu ini menyentuh sisi yang paling rapuh tentang kehilangan dan penyesalan yang tak tersampaikan.
Berikut lirik lengkapnya, yang mungkin bisa membuatmu ikut merenung.
I never walked inside your shoes
I won't pretend what life was like for you
You always kept me close and safe
I wish I could've done the same for you
I wanna tell you everything
I love you and I mean it
But when you left, I lost my peace of mind
Bagian reff-nya benar-benar memukul. Pertanyaan yang berulang, penuh rasa tak percaya dan sakit.
How could you say goodbye
Without saying goodbye?
How did I stop and notice
You were lost and hopeless
And we still ran out of time?
I know you must have had your reasons to leave us all behind
I'll never know why
Lalu, ia menggambarkan sosok yang dituju dengan penuh hormat, namun juga sedih.
You knew me better than they did
You always took the worst of it alone
You sacrificed so much, I know
A heart of gold but such a tortured soul
Bagian kedua ini kembali pada kesedihan yang sama, namun dengan beban yang makin terasa. Pengulangan chorus bukan sekadar pengisi, tapi seperti spiral pikiran yang tak bisa keluar.
I wanna tell you everything
I love you and I mean it
But when you left, I lost my peace of mind
How could you say goodbye
Without saying goodbye?
How did I stop and notice
You were lost and hopeless
And we still ran out of time?
I know you must have had your reasons to leave us all behind
I'll never know why
Di bagian akhir, ada sedikit pergeseran. Bukan lagi tentang "aku tak akan pernah tahu", tapi lebih pada harapan yang tersisa. Sebuah pesan cinta yang akhirnya coba disampaikan, meski mungkin sudah terlambat.
How could you say goodbye
Without saying goodbye?
How did I stop and notice
You were lost and hopeless
And we still ran out of time?
I just want you to know that you're still loved like you're alive
I wish you knew why.
Rilis album ini sendiri terjadi di tengah perjuangan kesehatan Jessie J yang cukup berat. Baru enam minggu pasca operasi kanker payudara, ia harus berhadapan lagi dengan infeksi paru yang serius. Sungguh, tahun yang penuh ujian baginya.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra