Turki, Haiti, dan Tunisia Resmi Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Gagal Raih Poin

- Senin, 22 Juni 2026 | 05:15 WIB
Turki, Haiti, dan Tunisia Resmi Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Gagal Raih Poin

Tiga negara telah dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah gagal meraih satu pun poin dalam dua pertandingan awal. Salah satu di antaranya, yang dikenal memiliki generasi emas, harus mengakui keunggulan lawan dan pulang lebih awal dari turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia ini.

Grup A hingga F telah menyelesaikan matchday kedua. Dari hasil tersebut, tiga negara lain justru sudah memastikan tempat di babak 32 besar. Namun, di sisi lain, nasib nahas menimpa tiga tim yang belum sekalipun merasakan kemenangan. Mereka adalah Turki, Haiti, dan Tunisia.

Turki menjadi wakil Eropa pertama yang harus menghentikan langkahnya di fase grup. Kekalahan tipis 0-1 dari Paraguay pada laga kedua menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Vincenzo Montella. Pasalnya, Turki belum juga mencetak gol dan masih tertahan di dasar klasemen Grup D tanpa poin. Situasi ini sangat disayangkan mengingat Turki disebut-sebut tampil dengan generasi emasnya pada edisi kali ini.

“Kehadiran pemain seperti Arda Guler, Kenan Yildiz, hingga Hakan Calhanoglu, ternyata belum cukup untuk meloloskan Turki,” demikian pernyataan yang menggambarkan kekecewaan atas performa tim yang diharapkan mampu bersaing lebih jauh.

Sementara itu, Haiti juga harus mengakui ketangguhan lawan-lawannya di Grup C. Grup yang relatif berat bersama Skotlandia, Brasil, dan Maroko menjadi tantangan yang terlalu besar bagi tim yang baru kedua kalinya tampil di Piala Dunia ini. Haiti tumbang 0-1 dari Skotlandia dan kemudian kalah telak 0-3 dari Brasil, membuat mereka mustahil untuk melanjutkan perjuangan.

Nasib serupa dialami Tunisia. Dua kekalahan telak di fase grup, yakni 1-5 dari Swedia dan 0-4 melawan Jepang, sudah cukup menggambarkan betapa buruknya penampilan mereka. Situasi semakin runyam ketika federasi memutuskan memecat pelatih Sabri Lamouchi dan menggantinya dengan Herve Renard setelah kekalahan dari Swedia. Tunisia pun menjadi wakil pertama dari Afrika yang harus mengepak koper lebih awal.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar