Donna Harun Ungkap Alasan Tampil Natural demi Menantunya

- Rabu, 26 November 2025 | 11:40 WIB
Donna Harun Ungkap Alasan Tampil Natural demi Menantunya

Herfiza Cerita soal Dibandingkan dengan Donna Harun, Ini Reaksi Sang Mertua

Menjadi menantu seorang publik figur ternyata tak lepas dari rasa penasaran orang lain. Herfiza Novianti, istri Ricky Harun, mengaku sering dapat pertanyaan tentang bagaimana rasanya punya mertua seperti Donna Harun, artis dan model ternama Indonesia.

Di kanal YouTube KELUARGA MOYAPOYA, Herfiza bercerita. Tak cuma soal dinamika keluarga, perbedaan penampilan mereka berdua pun kerap jadi bahan pembicaraan.

"Aku juga pernah ditanya begitu, gimana rasanya jadi mantunya Dona Harun? Lo pernah dibandingin nggak? Mertua lo tuh cantik banget' dan guenya biasa saja gitu," ungkap Herfiza Novianti dengan jujur.

Mendengar pengakuan menantunya, Donna Harun langsung menyela. Reaksinya justru sebaliknya.

"Nggak, justru banyak yang bilang 'Ka Herfiza cantik banget' aku kan jadi agak oh dia cantik (natural), jadi gue nggak boleh medok-medok dong dandanannya, harus cantik kayak dia," ujar Donna Harun.

Donna bahkan mengaku sampai menyesuaikan gaya dandannya agar terlihat lebih natural seperti Herfiza. Sebelum menggelar podcast bersama menantunya itu, wanita 57 tahun itu sengaja tampil tanpa makeup.

"Tadi saja sebelum ke sini aku live kan, aku nggak akan dandan ya karena aku yakin seyakin-yakinnya, menantu aku itu pasti nggak dandan dan kelihatan cantik," tambahnya.

Hubungan keduanya memang cukup lama. Herfiza sudah menjadi bagian dari keluarga Donna Harun selama lebih dari 12 tahun. Mereka pun dikenal punya hubungan menantu-mertua yang harmonis dan saling menyayangi.

Donna mengaku memperlakukan Herfiza tak ubahnya anak kandungnya sendiri. Rasa sayang itu muncul begitu saja sejak pertemuan pertama.

"Tuhan kayak menganugerahkan itu aja, punya anak perempuan gitu," kata Donna.

Dia melanjutkan, "Sampai detik ini aku memperlakukan kamu sebagai anak perempuan aku, jadi nggak dibuat-buat, nggak melalui proses."

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar