Konser LMO Warnai Peringatan Hari Anak Sedunia
Plaza Insan Berprestasi di Kemendikbud tadi siang riuh oleh alunan musik. Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia yang jatuh setiap 20 November, Kementerian Kebudayaan RI menggelar konser dari Light Ministry Orchestra (LMO). Suasana pun hidup.
Orkestra yang dibina oleh musisi kawakan Addie M.S. ini memainkan sejumlah repertoar di hadapan para tamu undangan. Penampilan mereka langsung mendapat apresiasi hangat dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Ia tampak antusias menyaksikan para musisi muda dari beragam latar belakang yang bersatu dalam irama.
Dalam sambutannya, Fadli menegaskan dukungannya yang kuat terhadap ekosistem musik, tak terkecuali aliran klasik dan orkestra.
Panggung pun sepenuhnya dikuasai para pemuda berbakat. Dengan Addie M.S. sendiri yang bertindak sebagai konduktor, konser bertajuk "Rise Through Rhythm" itu berlangsung sekitar tiga puluh menit. Mereka membuka dengan "Indonesia Raya", lalu menyusul deretan lagu seperti "La Nozze di Figaro", "Fruhlingsstimmen", hingga tema "Pirates of the Caribbean" yang familiar.
Di balik merdunya suara orkestra, ada kisah tentang komunitas yang digagas tiga anak muda: Edmund Lucius, Celine Handoko, dan Maddison Kurniawan. Menurut mereka, LMO yang sudah berjalan lebih dari tiga tahun ini bukan cuma sekadar tempat main musik. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk membentuk karakter, memberdayakan generasi muda, dan tentu saja, berkontribusi bagi kebudayaan Indonesia.
Lewat latihan rutin dan kerja sama tim, mereka belajar disiplin dan tanggung jawab. Nilai-nilai kebersamaan yang inklusif juga jadi fondasi penting.
Artikel Terkait
Inara Rusli Ungkap Harapan dan Prioritas di Balik Pilihan Poligami
Ivan Gunawan Wakafkan Tanah untuk Masjid, Ini Tabunganku untuk Akhirat
Salshabilla Adriani Ungkap Cerita Sepele yang Bikin Geleng-Geleng di Awal Pernikahan
Foto Viral dan Komentar Lama: Benarkah Jule dan Jefri Nichol Lebih dari Sekadar Teman?