Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah kian memanas. Masalahnya berlapis, mulai dari urusan debt collector yang muncul di rumah Sarwendah hingga persoalan pengasuhan anak. Yang terbaru, kuasa hukum Ruben menyuarakan keinginan kliennya untuk bisa bertemu dengan ketiga anak mereka tanpa hambatan.
Semua ini berawal dari kedatangan debt collector ke kediaman Sarwendah. Mereka diduga menagih cicilan mobil Ruben yang telat bayar. Insiden inilah yang kemudian memicu rentetan perselisihan antara mantan suami-istri itu.
Sarwendah merespons dengan menggelar konferensi pers. Tapi langkah itu justru bikin Ruben kesal. Melalui pengacaranya, Minola Sebayang, presenter itu merasa disudutkan. Padahal, klaimnya, dia tak pernah lalai memberikan nafkah. "Setelah bercerai sampai sekarang, Ruben terus memberi nafkah ke Sarwendah dan ketiga anaknya. Nilainya mencapai Rp240 juta setiap bulan," ungkap Minola.
Nah, selain soal uang, ada lagi yang bikin Ruben gerah. Dia merasa dipersulit kalau mau ketemu anak-anak. "Yang diinginkan Ruben sederhana saja," beber Minola. "Bisa ketemu anak dua tiga hari minimal, itu mbok ya diberikan. Kalau mau ngantar anak sekolah ya diberikan, jangan pakai alasan ini-itu."
Minola juga menyinggung peran orang tua dalam situasi seperti ini. "Kalau anaknya nggak mau ketemu, ya dikasih paham. Fungsi orang tua kan memahamkan anak, jangan dibiarkan begitu saja."
Tapi pihak Sarwendah punya cerita berbeda. Abraham Sinom, kuasa hukumnya, membantah tudingan mempersulit pertemuan. Menurut Chris sebutan untuk Abraham masalahnya lebih ke pola asuh dan komunikasi. "Parenting Bu Wendah ini selalu mendahulukan kepentingan anak. Jadi, permintaan anak yang diutamakan. Kalau bentrok dengan keinginan Ruben, Wenda akan ikut kemauan anak," jelasnya.
Di sisi lain, Sarwendah sendiri bersikap terbuka. Saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta Rabu malam lalu, dia menyatakan tak pernah mempersulit pertemuan. "Nggak mungkin lah susah. Gampang banget," ujarnya. "Tinggal WhatsApp-in ke aku. Kita koordinasi jadwal, soalnya anak-anak juga sibuk punya banyak kegiatan."
Dia menambahkan, "Ayah tinggal chat WhatsApp ke aku, mau ketemu anak-anak, koordinasi jadwal, udah, ketemu. Ya kan?"
Sarwendah mengakui bahwa keinginan Ruben bertemu anak adalah hal wajar. Tapi dia membantah keras disebut menghalang-halangi. Perempuan yang dikabarkan dekat dengan Giorgio Antonio ini berharap konflik tidak terus dibesar-besarkan. "Nggak ada yang mempersulit ketemu ayahnya, tidak ada. Nggak usah diperpanjang, kasihan anak-anak," tutupnya.
Kedua belah pihak sebenarnya sepakat bahwa dialog langsung adalah solusi terbaik. Tapi untuk sekarang, jalan damai itu masih terlihat jauh di mata.
Artikel Terkait
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal
Shindy Fioerla Ungkap Body Shaming dari Suami, Jadi Motivasi Jalani Operasi Bariatrik
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Jadi Modus Kejahatan Siber, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing hingga Ransomware