Acha Septriasa Ungkap Perasaan 'Tertampar' Saat Kerap Berhijab di Film
Pengakuan jujur artis multitalenta ini tentang perjalanan spiritualnya menyentuh banyak hati.
Peran Berhijab yang Membawa Refleksi
Acha Septriasa, penyanyi dan aktris berbakat, belakangan ini kerap muncul dalam berbagai film dengan karakter muslimah berhijab. Film-film seperti Bulan Terbelah di Langit Amerika, MARS, Hanum & Rangga, Qodrat 2, dan yang terbaru Air Mata Mualaf menampilkannya dengan sempurna dalam peran-peran tersebut.
Namun di balik layar, peran-peran ini membawa dampak yang lebih dalam bagi kehidupan pribadinya. Acha mengaku merasa 'tertampar' setiap kali memerankan karakter dengan sisi Islami yang kuat.
Sentilan Halus dari Allah SWT
Dalam sebuah pertemuan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (19/11), Acha berbagi perasaannya dengan terbuka.
"Saya sebenarnya agak-agak tertampar ya setiap saya memerankan karakter yang ada sisi Islaminya. Belakangan ini, ada empat film yang saya karakternya seperti itu (pakai hijab) karena sebuah ketentuan dari agama kita kan, dan saya hanya memerankannya dalam film," ujar Acha.
Ia melanjutkan dengan perenungan yang mendalam, "Jadi saya diberikan Allah rezeki, tapi disentil-sentil dikit gitu supaya lebih menutup aurat lagi."
Pengalaman Tak Terduga dengan Cadar
Dalam film terbarunya, Air Mata Mualaf, Acha bahkan mengalami hal unik saat harus mengenakan cadar untuk beberapa adegan. Yang mengejutkan, ia justru merasakan kenyamanan yang tidak terduga.
"Aku kalau lagi ada karakter yang pakai hijab malah aku nggak mau dibuka kalau lagi istirahat karena memang adem gitu," tuturnya tentang pengalamannya.
Refleksi Mendalam tentang Makna Hijab
Ketika ditanya tentang kemungkinan berhijab dalam kehidupan nyata, Acha memberikan respon yang penuh perenungan. Baginya, keputusan untuk menutup aurat harus datang dari kedalaman hati dan kejujuran diri sendiri, bukan karena tekanan eksternal atau ekspektasi orang lain.
Acha juga membagikan pergulatan batinnya yang lebih luas tentang makna menjadi pribadi yang baik:
"Kadang muncul pertanyaan-pertanyaan dalam diri saya, mungkin karena saya outspoken, extrovert, kadang terlalu banyak senyum, ngajak orang ngobrol, terlalu nggak enakan, kadang saya bertanya, saya ini memang baik atau baik karena apa?"
Pertanyaan reflektif ini ia hubungkan dengan konsep berhijab:
"Nah itu sama seperti kita menggunakan atribut tertentu untuk menutup aurat saya pikir saya harus jujur dengan diri saya sendiri, apakah itu yang benar-benar itu yang saya rasakan? Jadi balik lagi ke diri kita."
Pesan Universal tentang Kejujuran pada Diri Sendiri
Pengakuan Acha Septriasa ini memberikan perspektif yang segar tentang perjalanan spiritual seseorang. Ceritanya mengajarkan bahwa setiap orang memiliki waktunya sendiri untuk tumbuh secara spiritual, dan yang terpenting adalah kejujuran terhadap diri sendiri dalam setiap langkah perjalanan tersebut.
Pengalamannya juga menunjukkan bagaimana seni dan spiritualitas dapat saling beririsan, menciptakan ruang untuk refleksi dan pertumbuhan pribadi yang mendalam.
Artikel Terkait
BIGBANG Dikabarkan Rilis Album Baru Musim Panas 2026, YG Entertainment Belum Beri Konfirmasi
Rigen Rakelna dan Indah Ningtyas Dikaruniai Anak Keempat, Beri Nama Sidrahanin Aoraki Rakelna
Clara Shinta Rujuk dengan Suami, Cabut Gugatan Cerai di Pengadilan Agama
Kuasa Hukum Dokter Oky Pratama Bantah Keterlibatan Klien dalam Kasus Buzzer di Bandung