Rio Dewanto: Pentingnya Memutus Rantai Trauma Antargenerasi dalam Pola Asuh
Pengalamannya membawa karakter Alif dalam film Legenda Kelam Malin Kundang memberikan perspektif baru bagi Rio Dewanto mengenai dinamika hubungan orang tua dan anak. Aktor berbakat ini menyoroti sebuah isu penting dalam parenting: warisan trauma yang bisa berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Rio Dewanto secara terbuka menyatakan keinginannya untuk tidak menurunkan pola asuh yang kurang baik yang mungkin pernah ia terima. Ia menyadari bahwa banyak tindakan dan reaksi kita sebagai individu dewasa sering kali merupakan cerminan dari bagaimana kita sendiri diasuh.
Dalam sebuah kesempatan, Rio menjelaskan bahwa pandangan barunya ini berpusat pada kesadaran akan warisan emosional antar generasi. Ia menekankan bahwa tanpa disadari, seseorang bisa melanjutkan siklus memori dan perilaku yang kurang baik yang diwarisi dari orang tuanya, tanpa benar-benar memahami perjalanan hidup orang tua tersebut.
Artikel Terkait
Pantun Ridwan Kamil dan Misteri Nama Aura Kasih yang Tak Kunjung Usai
Karina Ranau Buka Luka: Psikiater, Malam di Makam, dan Pesan Terakhir Epy Kusnandar
Nomor Surya Saputra Dicatut, Dihantui Tagihan Pinjol yang Bukan Miliknya
Dedi Mulyadi Tegaskan Pajak Kendaraan Pribadi Tak Naik di 2026