Jangan Buru-buru ke Apotek, Flu Anak Sering Cukup Dirawat dengan Cara Ini

- Minggu, 04 Januari 2026 | 12:06 WIB
Jangan Buru-buru ke Apotek, Flu Anak Sering Cukup Dirawat dengan Cara Ini

Orang tua mana yang nggak khawatir saat anaknya kena flu? Panik, lalu buru-buru cari obat, itu reaksi yang wajar. Tapi tunggu dulu. Faktanya, nggak semua kondisi flu pada anak butuh penanganan medis atau obat-obatan khusus. Lalu, gimana dong cara merawatnya di rumah?

Menurut Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp Respi(K), dari Unit Kerja Koordinasi Respirologi IDAI, flu yang disebabkan virus seringkali bisa sembuh sendiri. Asalkan, gejalanya ringan dan tidak berat.

“Bisa membaik sendiri. Kita kan kadang mengalami demam batuk belakang. Kita tidak minum obat apapun bisa membaik,”

ujarnya dalam sebuah webinar belum lama ini.

Intinya, tubuh anak punya kemampuan alami untuk melawan infeksi virus. Mirip seperti saat orang dewasa sakit ringan, bisa pulih meski cuma modal istirahat dan banyak minum.

Langkah Perawatan di Rumah: Fokus ke Hal Sederhana

Jadi, apa yang harus dilakukan orang tua? Pertama, amati gejalanya dengan saksama. Kalau anak demam, obat penurun panas boleh diberikan sesuai takaran. Tapi, kunci utamanya justru ada pada hal-hal yang terlihat sepele.

“Yang paling efektif adalah dengan banyak minum cairan. Minumnya harus lebih banyak. Air putih hangat,”

tegas dr. Nastiti.

Kenapa cairan begitu penting? Asupan yang cukup bisa mengencerkan dahak, bantu kerja saluran napas, dan yang utama: mencegah dehidrasi. Saat demam, tubuh anak bekerja lebih keras dan mengeluarkan banyak keringat. Kalau cairannya kurang, bahaya dehidrasi mengintai. Jadi, pastikan mereka minum, sedikit-sedikit tapi sering.

Di sisi lain, jangan lupakan asupan nutrisi. Makanan bergizi dan istirahat yang cukup adalah fondasi untuk memperkuat daya tahan tubuh si kecil. Vitamin boleh diberikan sebagai pendukung, tentu saja dengan pertimbangan yang tepat.

“Kemudian, makanan-makanan yang bergizi. Nutrisinya harus diperbaiki dan istirahat,”

imbuhnya.

Nah, satu hal yang harus diingat betul-betul: jangan asal kasih antibiotik. Flu karena virus nggak mempan dilawan antibiotik. Memberikannya tanpa resep dokter justru berisiko, bisa bikin bakteri kebal atau malah menimbulkan efek samping yang nggak diinginkan.

“Jangan sembarangan memberikan obat batuk yang mengandung komponen-komponen yang berbahaya. Misalnya beli antibiotik sendiri, itu tidak boleh,”

pungkas dr. Nastiti dengan tegas.

Pada akhirnya, merawat anak yang flu butuh kesabaran dan pengamatan. Bukan sekadar buru-buru mengisi tubuhnya dengan obat. Kadang, yang dibutuhkan cuma waktu, cairan, dan perhatian ekstra dari orang tuanya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar