Cinta William dan Kate Justru Berkembang di Tengah Badai Cobaan

- Selasa, 23 Desember 2025 | 18:18 WIB
Cinta William dan Kate Justru Berkembang di Tengah Badai Cobaan

Hidup Pangeran William dan Kate Middleton belakangan ini memang tak mudah. Deretan cobaan datang bertubi-tubi. Tapi anehnya, justru di tengah semua tekanan itu, ikatan mereka malah terlihat semakin erat dan hangat. Bahkan, kata para pengamat kerajaan, hubungan mereka kini terasa lebih romantis dibanding sebelumnya.

Sejarawan kerajaan Amanda Foreman mengamati hal ini. Dalam percakapannya dengan People, ia menyebut William memperlakukan Kate layaknya pengantin baru. Rasa cinta mereka, katanya, justru mekar di tengah badai.

“Mereka terlihat lebih saling mencintai daripada sebelumnya,” ujar Amanda.

Dulu, pasangan ini cenderung menjaga jarak di depan publik. Gestur mesra jarang mereka pamerkan. Namun, dalam dua tahun terakhir, semuanya berubah. Mereka tak lagi segan menunjukkan sentuhan lembut, seperti pelukan ringan atau sentuhan di punggung. Ingat momen di Royal Variety Performance akhir tahun lalu? William dengan natural meletakkan tangan di pinggang Kate. Hal-hal kecil seperti itulah yang kini sering terlihat.

Menurut Amanda, cobaan yang mereka hadapi sungguh berat. William sendiri pernah menyebut tahun 2024 sebagai tahun yang ‘brutal’. Tapi rupanya, tekanan hidup justru menguatkan ikatan mereka.

“Apa yang dialami oleh mereka (Kate dan William) dalam beberapa tahun terakhir sangatlah buruk. Pengalaman itu mungkin bisa merenggangkan hubungan asmara, atau justru menyatukan mereka. Inilah yang terjadi pada mereka,” ucap Amanda.

Ia menambahkan, “Tantangan hidup itu meluruskan seluruh kekusutan dan membantu mereka melihat satu sama lain dengan lebih jelas.”

Seorang teman dekat William, yang enggan disebut namanya, punya cerita serupa. Ia mengungkapkan pada Vanity Fair bahwa pernikahan mereka sekarang jauh lebih kuat. Sang Pangeran disebut sangat jatuh cinta pada istrinya.

“Sudah sangat jelas bahwa William benar-benar mencintai istrinya, lebih dari apa pun. Dan Kate selamanya bersyukur atas dukungan yang diberikan William dalam setahun terakhir dan bagaimana William membesarkan anak-anak mereka,” kata sumber tersebut.

Lika-Liku yang Memperkuat

Memang, ujian yang mereka lalui bukan main-main. Semuanya berawal dari pandemi yang mengacaukan segalanya di tahun 2020. Belum usai, Pangeran Harry dan Meghan Markle memutuskan hengkang dari tugas kerajaan. Lalu, kesedihan menyusul dengan wafatnya Pangeran Philip di April 2021.

Puncaknya adalah kepergian Ratu Elizabeth II di September 2022. Peristiwa itu sekaligus mengubah status William dan Kate menjadi Prince dan Princess of Wales sebuah tanggung jawab baru yang amat berat.

Perseteruan dengan Harry pun memanas. Buku Spare dan dokumenter Netflix yang dirilis adiknya itu membeberkan banyak klaim pedas tentang kehidupan dalam istana, tak terkecuali tentang William dan Kate sendiri. Suasana jadi tegang.

Namun, cobaan terberat mungkin baru datang di awal 2024. Setelah Raja Charles III mengumumkan diagnosis kankernya, Kate Middleton pun menyusul dengan kabar serupa. Sebelum pengumuman resmi itu, dunia maya sempat heboh oleh kepergiannya dari sorotan publik. Rumor liar bertebaran, dari isu perceraian sampai perselingkuhan.

“Dia (Kate) tidak hanya menghadapi penyakit yang mengancam nyawa. Internet sedunia mengincarnya. Itu adalah pembunuhan karakter,” ucap Amanda, menggambarkan situasi saat itu.

Tapi justru diagnosis itulah yang konon menjadi titik balik. Seorang sumber dekat keluarga Wales bercerita pada Vanity Fair bahwa kabar buruk itu mengubah prioritas William. Keluarga kini menjadi segalanya.

“Diagnosis kanker sangat mengubah Kate, mengubah William, dan mengubah segala hal di antara mereka. Mereka sangat terkejut, tetapi mereka tahu, mereka akan bisa menjalani semuanya bersama,” kata seorang sumber anonim.

Jadi, begitulah. Di balik sorotan kamar dan desas-desus, ada sebuah kisah tentang dua orang yang justru menemukan kekuatan di saat-saat tergelap. Bukan tanpa retak, tapi mereka memilih untuk tetap berdiri bersama.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar