Wisma Atlet Kini Jadi Hunian Elite ASN, TNI, dan Polri: Fasilitas Mewah, Bayar Cuma Rp 1,2 Jutaan!

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 05:06 WIB
Wisma Atlet Kini Jadi Hunian Elite ASN, TNI, dan Polri: Fasilitas Mewah, Bayar Cuma Rp 1,2 Jutaan!

Wisma Atlet Dijadikan Hunian ASN, TNI, dan Polri dengan Beragam Fasilitas

Informasi mengenai Wisma Atlet yang dialihfungsikan menjadi hunian bagi ASN, TNI, dan Polri menjadi berita populer terkini. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menyatakan bahwa hunian ini memiliki kualitas yang sangat baik dengan berbagai fasilitas lengkap.

Fasilitas Lengkap Wisma Atlet untuk ASN, TNI, dan Polri

Setiap unit hunian di Wisma Atlet dilengkapi dengan dua kamar tidur, dapur, ruang keluarga, toilet yang luas, serta ruang servis. Fasilitas penunjang lainnya meliputi pendingin ruangan (AC), pemanas air (water heater), dan akses gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN).

Dengan ukuran unit seluas 36 meter persegi, hunian ini dinilai sangat nyaman untuk ditempati. Juri Ardiantoro berharap pembangunan rumah susun ini dapat menjadi prototipe hunian perkotaan yang sehat dan layak bagi masyarakat Indonesia.

Sekretaris Kemensetneg, Setya Utama, menjelaskan bahwa dengan semua fasilitas tersebut, ASN serta anggota TNI dan Polri hanya perlu membayar Rp 1,2 juta per unit per bulan.

Tas PM Jepang Sanae Takaichi Viral di Media Sosial

Di berita populer lainnya, sebuah tas kulit buatan tangan asal Jepang mendadak menjadi incaran publik setelah dipakai oleh Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi. Tas yang dikenal sebagai "Grace Delight Tote" ini berasal dari Hamano, pembuat barang kulit asal Nagano yang telah lama dipercaya oleh keluarga kekaisaran Jepang.

Tas ini dibanderol dengan harga sekitar ¥136.000 (USD 895) atau setara Rp14,86 juta, dan viral di media sosial karena desainnya yang anggun namun tegas. Menurut situs resmi perusahaan, meskipun terbuat sepenuhnya dari kulit, tas ini hanya berbobot 700 gram dan dirancang untuk menyeimbangkan keanggunan dengan kepraktisan.

Setelah foto-foto Takaichi menggunakan tas ini tersebar luas, Hamano mengaku menerima lonjakan pesanan yang signifikan hingga pengiriman harus tertunda sampai akhir April 2026. Perusahaan bahkan meminta maaf karena kewalahan menjawab pertanyaan pelanggan yang terus berdatangan.

Fenomena "efek Takaichi" ini mengingatkan pada kasus serupa di dunia politik, ketika anggota parlemen AS Alexandria Ocasio-Cortez mempopulerkan tas Telfar pada tahun 2020. Menurut Kaori Nakano, pakar budaya dan gaya hidup dari Universitas Aoyama Gakuin, pesona tas Hamano terletak pada kesederhanaan elegannya yang cocok bagi perempuan profesional.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler