Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh memiliki misi penting untuk menghidupkan ekonomi daerah di sekitar stasiun pemberhentiannya. Pernyataan ini menjadi salah satu berita ekonomi paling populer.
Di sisi lain, program magang pemerintah juga menunjukkan angka partisipasi yang sangat tinggi, dengan pendaftar telah mencapai 256.000 orang, mencerminkan antusiasme masyarakat yang luar biasa.
Whoosh Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Regional
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa Kereta Cepat Whoosh dirancang dengan misi pengembangan wilayah. Setiap titik pemberhentian, mulai dari Halim, Karawang, Padalarang, hingga Tegalluar, diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
"Whoosh sebetulnya ada misi regional development juga," ungkap Purbaya usai menghadiri Sarasehan 100 Ekonom Indonesia.
Ia menambahkan bahwa pengembangan kawasan di sekitar stasiun Whoosh masih perlu terus digencarkan untuk memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar. Hal ini sejalan dengan tujuan sosial dari proyek infrastruktur strategis ini.
Purbaya juga menegaskan bahwa pendanaan proyek Whoosh kini telah sepenuhnya menjadi tanggung jawab Danantara Indonesia, sehingga tidak lagi membebani anggaran fiskal negara.
Program Magang Nasional Catat 256.000 Pendaftar
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan capaian luar biasa pada program magang nasional, dengan jumlah pendaftar telah mencapai 256.000 orang. Angka ini menunjukkan respons yang sangat positif dari masyarakat terhadap program stimulus ekonomi ini.
Tingginya antusiasme terutama datang dari fresh graduate atau mereka yang baru saja lulus perguruan tinggi. Program ini menjadi solusi untuk mengisi masa transisi sebelum memasuki dunia kerja, terlebih dalam kondisi ketidakpastian ekonomi global saat ini.
Faktor daya tarik lainnya adalah pemberian uang saku yang setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP), membuat program magang pemerintah ini semakin diminati oleh para pencari kerja pemula.
Artikel Terkait
DPUM Targetkan Pendapatan Rp1,6 Triliun pada 2026, Andalkan Ekspansi Ekspor dan Pemulihan Pabrik
PANI Kantongi Rp498 Miliar dari Private Placement Tahap Keempat
MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Namun Risiko Penurunan Bobot Indeks Masih Bayangi
Saham Emas Domestik Tertekan, Harga Emas Global Jatuh di Bawah USD4.000