Pramomo Mau Bongkar Tiang Monorel ADHI di Rasuna Said, Ini Respons Mengejutkan yang Diberikan

- Kamis, 23 Oktober 2025 | 07:45 WIB
Pramomo Mau Bongkar Tiang Monorel ADHI di Rasuna Said, Ini Respons Mengejutkan yang Diberikan
Respons ADHI Terkait Rencana Pembongkaran Tiang Monorel di Jalan HR Rasuna Said

ADHI Karya Respons Rencana Pemprov DKI Bongkar Tiang Eks Monorel Rasuna Said

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) telah mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membahas rencana pembersihan dan pembongkaran tiang eks monorel yang mangkrak. Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta, menyatakan bahwa skema final dan mekanisme pelaksanaannya masih dalam tahap pembahasan lanjutan dengan para pemangku kepentingan.

Rozi menegaskan bahwa pembahasan ini dilakukan untuk memastikan semua proses berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Aset eks tiang monorel tersebut saat ini tercatat dalam pos Aset Tidak Lancar Lainnya, tepatnya pada bagian Persediaan Jangka Panjang dalam laporan keuangan perseroan.

Kajian Impairment Aset dan Dampak Material

Mengenai kemungkinan dilakukan impairment (penurunan nilai) aset, Rozi menjelaskan bahwa hal itu masih dalam proses kajian internal perusahaan. Kajian ini menunggu keputusan final mengenai skema pelaksanaan pembongkaran yang masih dibahas lebih lanjut.

Yang penting untuk diketahui, ADHI menyatakan bahwa rencana pembongkaran ini tidak akan berdampak material terhadap kelangsungan usaha perseroan maupun terhadap pergerakan harga saham ADHI secara keseluruhan.

Target Pemprov DKI Jakarta

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan pembersihan proyek tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, dapat dimulai pada awal Januari 2026. Proyek ini telah mangkrak selama puluhan tahun.

Pemprov DKI berencana untuk menyulap kawasan tersebut dengan membenahi pedestrian, membersihkan tiang monorel, dan memperlebar ruas Jalan HR Rasuna Said. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di kawasan tersebut.

Pramono Anung meyakini bahwa dengan sentuhan arsitektur yang baik, Jalan Rasuna Said ke depannya tidak akan kalah rapi dan menarik dibandingkan dengan kawasan Jalan Sudirman dan MH Thamrin. Transformasi ini diharapkan menciptakan ruang baru yang indah dan sekaligus mengurai kemacetan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler