Pemerintah berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak secara signifikan melalui percepatan pengembangan kendaraan listrik (EV). Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan stimulus baru bagi sektor EV dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan.
Stimulus tersebut akan mencakup sekitar 500 ribu sepeda motor listrik dan mobil listrik. “Dalam dua atau tiga minggu ke depan presiden akan meluncurkan stimulus baru untuk kendaraan listrik, termasuk untuk 500 ribu sepeda motor listrik dan mobil listrik,” ucap Purbaya dalam sambutannya di gelaran GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang Selatan, Selasa (4/8).
Namun, Purbaya menyebut besaran insentif yang akan diberikan masih dibahas dan dihitung. “Masih didiskusikan. Tapi dalam dekat akan umumkan sebentar lagi,” sebut Purbaya saat ditemui di sela kunjungannya.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, memastikan skema insentif kendaraan listrik ke depannya tidak akan ditebar secara luas. Insentif akan difokuskan khusus untuk mendongkrak program mobil dan motor listrik nasional. “Insentif yang akan kita berikan itu basisnya adalah mobil-mobil yang dikategorikan mobil nasional. Juga motor-motor yang dikategorikan motor nasional, ada program Molinas,” ujar Agus pada Selasa (4/8).
Langkah pengetatan syarat penerima insentif sudah menjadi agenda matang pemerintah guna mendukung pengembangan ekosistem otomotif dalam negeri. Agus menegaskan, arah kebijakan ini sudah sejalan dengan apa yang sebelumnya dibocorkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Artikel Terkait
Pemerintah Matangkan Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Kaya
Insentif Motor Listrik Rp3 Juta per Unit, Pemerintah Kaji Ulang Penyerapan Anggaran
Pembatasan BBM Subsidi untuk Kelompok Terkaya Diyakini Hemat Anggaran 10 Persen
Menkeu Rencanakan Pembatasan Subsidi BBM untuk Kelompok Desil 10