Indofarma Ekspor Lima Kontainer Produk Farmasi ke Afghanistan, Perkuat Pasar Global

- Minggu, 21 Juni 2026 | 21:15 WIB
Indofarma Ekspor Lima Kontainer Produk Farmasi ke Afghanistan, Perkuat Pasar Global

Lima kontainer berisi produk farmasi siap dikirim dari fasilitas produksi PT Indofarma (Persero) Tbk di Cibitung, Jawa Barat, menuju Afghanistan. Pengiriman ekspor ini merupakan langkah strategis anak usaha PT Bio Farma (Persero) dalam memperkuat posisi industri kesehatan nasional di pasar global.

Pelepasan ekspor dilakukan langsung oleh Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, serta disaksikan oleh jajaran direksi dan komisaris perusahaan, termasuk Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi, Direktur Operasional Andi Prazos, dan Kepala Departemen Komersial Nasional Institusi PT Bio Farma (Persero) Arif Rahmawan Afandi. Momentum ini menjadi penanda keseriusan holding BUMN farmasi dalam memperluas jangkauan pasar internasional.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa realisasi ekspor tersebut merupakan indikator positif dari transformasi yang konsisten dijalankan di lingkungan Bio Farma Group. Menurutnya, pencapaian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing industri kesehatan nasional di tingkat global.

“Kami terus mendorong transformasi dan perbaikan berkelanjutan pada seluruh anak perusahaan dan afiliasi agar semakin adaptif, kompetitif, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Shadiq dalam keterangan resmi, Minggu (21/6/2026).

Ia menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bio Farma Group dalam mendukung agenda pemerintah memperkuat ketahanan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam ekosistem kesehatan global.

Di sisi lain, Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, menyebutkan bahwa ekspor ke Afghanistan menjadi dorongan bagi perusahaannya untuk terus memperluas jangkauan pasar internasional. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di pasar ekspor, Indofarma bertekad meningkatkan kualitas produk serta memperkuat daya saing perusahaan.

“Kami meyakini produk farmasi nasional memiliki kemampuan untuk bersaing serta memperoleh kepercayaan di pasar global,” kata Sahat.

Sebagai bagian dari Bio Farma Group, Indofarma mendapat dukungan melalui penguatan sinergi, kolaborasi, dan pengembangan kapabilitas bisnis. Realisasi ekspor ini sekaligus mencerminkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk farmasi Indonesia serta kontribusi nyata industri kesehatan nasional dalam memenuhi kebutuhan global.

Sementara itu, Komisaris Indofarma, Didi Agus Mintadi, menilai keberlanjutan aktivitas ekspor di tengah proses transformasi dan restrukturisasi perusahaan merupakan indikator positif atas daya saing serta keberlangsungan bisnis Indofarma. Menurutnya, ekspor memiliki nilai strategis yang melampaui aspek komersial semata.

“Selain berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara dan memperkuat posisi produk farmasi Indonesia di pasar internasional, keberlanjutan pasar ekspor juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses restrukturisasi serta penguatan fundamental Indofarma,” ujar Didi.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma Group akan terus memperkuat kolaborasi antarentitas, memperluas akses pasar internasional, meningkatkan kapabilitas operasional, serta mempercepat transformasi bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan peran Indonesia sebagai pemain penting dalam industri kesehatan global.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar