Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan signifikan sebesar 7,38 persen dalam sepekan terakhir, menembus level 6.007,65 poin. Kenaikan ini terutama didorong oleh penguatan saham-saham berkapitalisasi besar atau yang dikenal sebagai blue chip.
Salah satu saham yang menjadi motor penggerak adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang harganya melesat 17 persen dalam sepekan ke posisi Rp5.925 per lembar. Sebelumnya, saham raksasa perbankan ini sempat tertekan oleh aksi jual investor asing (net sell) hingga mencapai level terendah dalam lima tahun terakhir, yakni Rp4.820.
Meskipun menunjukkan pemulihan dalam sepekan, secara year-to-date saham BBCA masih terkoreksi 27 persen sejak awal 2026. Bahkan jika dibandingkan dengan puncak historisnya di Rp10.950, nilai pasar emiten ini telah menyusut hingga 46 persen.
Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga mencatat penguatan 9,4 persen dalam sepekan ke level Rp4.200. Namun, sejak awal tahun, harga saham bank pelat merah ini masih berada di zona merah dengan pelemahan 18 persen.
Di sisi lain, fenomena menarik terjadi di lantai bursa. Meski saham blue chip menjadi penopang utama IHSG, saham-saham lapis kedua (second liner) dan lapis ketiga (third liner) justru mendominasi daftar saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers) pekan ini. Sebagian besar dari saham tersebut memiliki kapitalisasi pasar di bawah Rp1 triliun, bahkan ada yang kurang dari Rp500 miliar.
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) misalnya, harganya melonjak hingga 133 persen menjadi Rp3.770. Saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) juga ikut terdongkrak 46 persen ke Rp20.200, meskipun memiliki porsi free float yang minim. Nilai pasar emiten milik Grup Lippo itu saat ini mencapai Rp38 triliun.
Berikut adalah sepuluh saham dengan kenaikan tertinggi dalam sepekan: PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 132,72 persen, PT Multitrend Indo Tbk (BABY) naik 78,57 persen, PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) naik 69,17 persen, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) naik 61,19 persen, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 56,27 persen, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) naik 53,73 persen, PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) naik 47,52 persen, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 46,91 persen, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 46,38 persen, dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) naik 46,15 persen.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 7,38% dalam Sepekan, Saham Lapis Ketiga Justru Babak Belur
MNC Sekuritas dan Universitas Trilogi Gelar Seminar Edukasi Investasi Digital bagi Mahasiswa
Harga Emas Antam Naik Rp2.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp4.000
Penjualan dan Laba Multi Bintang Tumbuh Dua Digit pada Kuartal I 2026