Tiga emiten tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara serentak memulai pembayaran dividen tunai untuk tahun buku 2025 pada hari ini, Selasa, 9 Juni 2026. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC).
CDIA menjadi salah satu emiten dengan nilai pembagian terbesar. Perseroan mencairkan dividen tunai final sebesar 40 juta dolar AS, yang setara dengan Rp5,5 per saham. Sebelumnya, pada akhir Januari 2026, perusahaan telah membagikan dividen interim senilai 10 juta dolar AS atau setara Rp1,34 per saham. Dengan demikian, total dividen tunai yang dibagikan CDIA untuk tahun buku 2025 mencapai 50 juta dolar AS, atau sekitar Rp5,56 per saham. Jumlah tersebut diambil dari alokasi sebesar 41,30 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat sebesar 121,05 juta dolar AS.
Sementara itu, ARCI menetapkan pembagian dividen tunai total sebesar 60 juta dolar AS, atau setara Rp1,02 triliun. Nilai itu sudah mencakup dividen interim sebesar 30 juta dolar AS atau Rp19,81 per saham yang telah dibagikan pada akhir 2025. Dengan begitu, sisa dividen yang akan mengalir ke pemegang saham ARCI pada tahap ini adalah sebesar 30 juta dolar AS, setara Rp20,69 per saham.
Di sisi lain, UNIC menyiapkan dividen final senilai Rp554 miliar, atau setara Rp1,44 per saham. Sebelumnya, perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp82,41 miliar, atau setara Rp215 per saham. Secara keseluruhan, total dividen tahun buku 2025 yang ditebar UNIC mencapai Rp637 miliar, dengan nilai per saham sebesar Rp1,66.
Seluruh dividen dari ketiga emiten ini akan dikreditkan ke rekening pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada periode pencatatan, yakni 21 Mei hingga 9 Juni 2026.
Artikel Terkait
Wall Street Mixed: Nasdaq Rebound Dipimpin Saham Teknologi dan Chip, Dow Justru Melemah
IHSG Diprediksi Kembali Tertekan, Tembus Support Tren Penurunan
JKON Genjot Proyek Sumber Daya Air dan Swasta untuk Pulihkan Kinerja di 2026
TGUK Raup Pendapatan Rp200,7 Miliar di Kuartal I-2026 Berkat Diversifikasi ke Bisnis Daging dan Frozen Food