MURIANETWORK.COM - PT Perta Arun Gas (PAG), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), telah merampungkan proyek revitalisasi Tangki LNG Arun F-6004 beserta fasilitas pendukungnya. Proyek yang digarap sejak awal tahun ini menambah kapasitas penyimpanan dan memperkuat infrastruktur terminal LNG di Aceh, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mengukuhkan posisi sebagai pusat energi regional.
Perkuat Kapasitas dan Fasilitas Pendukung
Dengan kapasitas mencapai 127.000 meter kubik, Tangki F-6004 yang telah direvitalisasi ini melengkapi empat tangki sejenis yang telah beroperasi sebelumnya. Kehadirannya tidak hanya menambah ruang penyimpanan, tetapi juga disertai dengan penyiapan fasilitas penunjang baru. Salah satunya adalah sebuah dermaga khusus yang kini sudah bisa digunakan untuk melayani kapal-kapal LNG berukuran lebih kecil, dengan kapasitas sekitar 3.500 meter kubik. Ekspansi infrastruktur ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar Provinsi Aceh.
Komitmen pada Keandalan dan Standar Operasi
Dalam pelaksanaannya, proyek revitalisasi ini mengutamakan aspek keandalan dan keselamatan. Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menekankan bahwa pekerjaan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga fasilitas LNG Arun sesuai dengan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang ketat.
“Kesiapan Tangki F-6004 akan mendorong peningkatan utilisasi terminal hingga 25 persen. Penambahan kapasitas ini memperkuat peran fasilitas LNG Arun sebagai pusat energi strategis yang melayani pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan, seiring pengembangan bisnis Hub LNG,” jelas Hery.
Dengan status siap operasi, tangki baru ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan bisnis perusahaan secara lebih optimal dan fleksibel.
Dukungan untuk Ekspansi Bisnis Regional
Penyelesaian proyek ini bukan sekadar pemeliharaan aset, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperluas cakupan bisnis. President Director PAG, Yan Syukharial, menyatakan bahwa revitalisasi tangki mencerminkan komitmen besar Subholding Gas Group dalam membangun fondasi bisnis LNG yang kokoh di pasar global.
“Dengan keunggulan yang dimiliki, PAG akan mampu menjadi One Stop Energy Infrastructure Provider Services,” tuturnya.
Yan menambahkan bahwa pengembangan bisnis breakbulking yaitu pemecahan muatan LNG dari kapal besar ke kapal-kapal kecil dari fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan. PAG berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan, guna memberikan nilai tambah terbaik bagi seluruh mitra dan pelanggannya.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 1,96% ke 8.290, Sektor Energi dan Siklikal Jadi Penggerak
Saham Anabatic Technologies (ATIC) Menguat di Tengah Rencana Rights Issue
IHSG Menguat Tipis ke 8.261,89 Didukung Sentimen Beli Luas
Medco Energi Ditunjuk Sebagai Operator Blok Migas Baru di Malaysia