Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan punya agenda penting hari ini, Senin sore. Mereka akan bertemu dengan perwakilan dari Morgan Stanley Capital International, si penyedia indeks global ternama itu. Pertemuan ini dinilai krusial, lho.
Soalnya, lihat saja IHSG pagi ini. Indeks saham kita terus merosot sejak bel dibuka. Rasanya seperti tak ada penahan. Hingga berita ini dibuat, pelemahannya sudah mencapai 5,58 persen atau setara 464,99 poin. Akibatnya, level IHSG terpantau kembali ke posisi 7.872.
Nah, di tengah tekanan itu, pertemuan dengan MSCI jadi semacam harapan. Tujuannya jelas: mencari cara untuk memperbaiki kinerja IHSG ke depannya.
Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI yang juga menjabat Pjs Dirut BEI, sudah memberi sedikit bocoran. Menurutnya, pihak BEI akan menyampaikan berbagai langkah untuk pendalaman pasar dalam pertemuan nanti.
"Kami akan berkomunikasi lagi dengan MSCI. Apa yang akan kami lakukan untuk melakukan pendalaman dari sisi demand, khususnya agar lebih banyak lagi investor asing masuk dengan penambahan bobot Indonesia di dalam konstituen indeks global,"
ujar Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta Pusat, kemarin Minggu.
Menurut informasi yang beredar, pertemuan sore ini rencananya digelar secara virtual. Wajar sih, mengingat perbedaan waktu antara Indonesia dan Eropa yang cukup signifikan. Jadi, meski dilakukan lewat layar, harapannya hasilnya bisa konkret untuk pasar modal kita.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020