Rapat Paripurna DPR di Senayan, Selasa (27/1) lalu, akhirnya mengukuhkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2026-2031. Pria yang akrab disapa Tommy ini langsung menegaskan komitmennya begitu keluar dari kompleks parlemen.
"Di sini saya ingin sampaikan sekali lagi komitmen saya untuk menjaga independensi bank sentral," ujar Thomas.
Dia juga menekankan pentingnya menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter, seperti yang telah disampaikannya dalam proses fit and proper test sehari sebelumnya.
Menurutnya, seluruh proses itu telah dijalani dengan baik. "Saya melewati fit and proper itu melalui dan mengikuti segala peraturan dan perundangan yang sudah ada," tambahnya. Rasa hormatnya terhadap DPR, khususnya pimpinan dan anggota Komisi XI, juga tak lupa dia sampaikan.
Nama Thomas memang bukan asing di lingkaran kekuasaan. Latar belakang keluarganya cukup berbicara. Lahir di Jakarta, 7 Mei 1972, ia adalah putra sulung dari Soedradjad Djiwandono, mantan Gubernur BI yang kini mengajar di Singapura, dan Biantiningsih Miderawati.
Artikel Terkait
OJK Buka Suara Soal Wacana Asuransi Wajib untuk Turis Asing
IHSG Tergelincir ke 8.921, Saham Blue Chip Terus Tertekan
BEI Ungkap Target: Danantara Siap Masuk Pasar Modal Tahun Ini
Gelombang Jual Saham Konglomerasi Menyapu Bursa, MSCI Jadi Biang Kerok