PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) akhirnya merampungkan akuisisi jaringan SPBU Esso di Singapura. Semua persetujuan regulasi dan ketentuan penutupan transaksi telah dipenuhi, sehingga kesepakatan ini resmi ditandatangani.
Bagi grup perusahaan, ini bukan sekadar pembelian aset. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk membangun platform infrastruktur energi yang benar-benar terintegrasi dan tangguh di kawasan.
Manajemen TPIA menegaskan hal ini dalam keterangan resminya.
"Perseroan akan terus mengejar peluang pertumbuhan yang sejalan dengan tujuan bisnis jangka panjang serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,"
Keterangan itu disampaikan melalui pengumuman ke Bursa Efek Indonesia pada Kamis lalu.
Sebelum transaksi ini rampung, TPIA sudah lebih dulu mengamankan dana segar. Mereka mendapat suntikan pembiayaan khusus senilai 750 juta dolar AS dari perusahaan investasi raksasa, KKR. Dana itulah yang dipakai untuk membiayai akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar milik ExxonMobil itu.
Pendanaan tersebut disalurkan lewat KKR Capital Markets, dengan dukungan penuh dari platform kredit privat dan asuransi mereka. Jadi, akuisisi jaringan SPBU Esso ini jelas menjadi langkah penting. Ekspansi bisnis hilir perusahaan kini kian terbuka lebar.
Andre Khor, Chief Financial Officer Chandra Asri Group, menyoroti kemitraan dengan KKR. Menurutnya, kerja sama ini menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap agenda transformasi yang sedang dijalankan perusahaannya.
"Kemitraan strategis ini memungkinkan kami untuk mengejar tujuan pertumbuhan dengan disiplin keuangan yang prudent, sekaligus terus menghadirkan solusi energi yang andal dan berkelanjutan di seluruh kawasan,"
Ujarnya dalam sebuah siaran pers yang dikeluarkan belum lama ini. Dengan demikian, peta bisnis energi Chandra Asri Group di Asia Tenggara, khususnya Singapura, mulai berubah bentuk. Mereka tak hanya bermain di hulu, tetapi kini juga kian kokoh di bagian hilir.
Artikel Terkait
Harga Minyak Menguat Tipis Didukung Data Inflasi AS yang Lebih Rendah
Pemerintah Pangkas Target Produksi Batu Bara, Kontraktor Tambang Terancam
Pemegang Saham Setujui Akuisisi dan Rights Issue, Komposisi Dewan Komisaris BABY Dirombak
PTBA Genjot Kapasitas Angkut Batu Bara untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional