Pemerintah Tarik Rp 75 Triliun dari Bank, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6%

- Kamis, 01 Januari 2026 | 18:00 WIB
Pemerintah Tarik Rp 75 Triliun dari Bank, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6%

Lantas, apa yang menjadi ganjalannya? Purbaya menilai, sebelumnya ada ketidaksinkronan kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia. "Injeksi uang yang kami taruh di sistem perbankan itu gak seoptimal yang saya duga sebelumnya," ujarnya.

"Harusnya ekonomi lari lebih cepat karena ada sedikit ketidaksinkronan kebijakan antara kami dengan bank sentral yang sekarang sudah dibereskan," tambahnya.

Kini, situasinya sudah berubah. Koordinasi antara kedua lembaga itu diklaim jauh lebih kuat. Dengan sinergi fiskal dan moneter yang makin solid, Purbaya tampak optimis. Ia yakin laju ekonomi nasional bisa dipacu lebih kencang tahun depan.

Optimismenya bahkan melampaui asumsi resmi. Dalam APBN 2026, target pertumbuhan ekonomi hanya 5,4%. Tapi Purbaya menyebut angka 6% sangat mungkin tercapai.

"Jadi sekarang bisa ngomong dengan lebih yakin bahwa tahun depan 6 persen, walaupun di APBN 5,4 persen ya," terangnya penuh keyakinan.

"Saya akan paksa dorong ke 6 persen, dan probability itu terjadi semakin terbuka lebar, karena kami semakin sinkron dengan bank sentral."


Halaman:

Komentar