IHSG Sentuh 8.625, NETV Melonjak 29% di Tengah Pasar yang Beragam

- Senin, 22 Desember 2025 | 12:45 WIB
IHSG Sentuh 8.625, NETV Melonjak 29% di Tengah Pasar yang Beragam

Pasar saham Indonesia masih menunjukkan semangatnya di tengah hari ini. IHSG ditutup menguat pada sesi pertama perdagangan Senin (22/12/2025), bertengger di level 8.625,66. Kenaikannya memang tak terlalu tajam, cuma 16,11 poin atau setara 0,19 persen, tapi cukup untuk mencatatkan zona hijau.

Kalau dilihat lebih detail, pergerakannya cukup beragam. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 258 di antaranya naik. Namun begitu, jumlah saham yang melemah ternyata lebih banyak, yaitu 437. Sementara itu, ada 263 saham yang harganya cenderung datar-datar saja.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan terlihat cukup sibuk. Volume transaksi mencapai 24,34 miliar saham, dengan nilai yang beredar sekitar Rp13,31 triliun. Frekuensinya pun tinggi, terjadi hampir 1,933 juta kali perdagangan. Hingga jeda siang ini, total kapitalisasi pasar bertengger di angka yang fantastis: Rp15.784 triliun.

Dukungan kenaikan ini datang dari beberapa sektor kunci. Indeks sektoral yang catatannya hijau antara lain energi, konsumer siklikal, dan bahan baku. Tak ketinggalan, sektor transportasi, industri, serta kesehatan juga ikut memberi warna positif pada papan pencatatan.

Nah, untuk saham-saham yang jadi bintang pagi ini, pergerakannya cukup ekstrem. Puncak gainers diduduki oleh NETV (PT MDTV Media Technologies Tbk) yang melonjak 29,06 persen ke level Rp151.

Di belakangnya, ada YULE (PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk) yang naik 24,81 persen ke Rp3.370. Kemudian, ATAP (PT Trimitra Prawara Goldland Tbk) juga menanjak kuat 24,55 persen, mencapai Rp416 per saham.

Tapi tentu, ada juga yang harganya terjun bebas. CSIS (PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk) misalnya, tercatat sebagai top loser dengan penurunan 14,93 persen ke Rp376.

PORT (PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk) ikut terpuruk, merosot 14,90 persen ke Rp1.285. Sementara PJHB (PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk) tak jauh beda, melemah 14,69 persen menjadi Rp302 per lembar saham.

Begitulah kondisi pasar di tengah hari ini. Naik turun memang biasa, tapi sentimen positif masih terasa meski tipis.

Komentar