Ada perubahan lagi di papan pemantauan khusus Bursa Efek Indonesia. BEI baru saja mengumumkan pergantian penghuni papan itu, di mana saham VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) dikeluarkan. Sebagai penggantinya, saham Janu Putra Sejahtera (AYAM) yang akan masuk.
Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, menjelaskan waktu berlakunya keputusan ini.
"Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 17 Desember 2025," katanya dalam pengumuman resmi, Selasa (16/12/2025).
Keberadaan VKTR di papan khusus itu ternyata singkat. Hanya sekitar seminggu saham itu bertahan di sana, diperdagangkan dengan skema periodic full-call auction (FCA). Alasan pemindahannya merujuk pada kriteria tertentu BEI: saham yang kena suspensi lebih dari satu hari karena aktivitas perdagangan akan ditempatkan di papan pemantauan khusus.
Dan suspensi itu sendiri terjadi bukan tanpa sebab. Harga saham VKTR sebelumnya melesat luar biasa. Cuma dalam sebulan, kenaikannya tembus lebih dari 80 persen. Bahkan, kalau dilihat dari awal tahun 2025, grafiknya benar-benar fantastis dengan lonjakan hingga 400 persen. Wajar saja BEI memberi perhatian khusus.
Di sisi lain, AYAM kini masuk dalam radar khusus. Nasibnya mirip, terkena suspensi perdagangan lebih dari sehari sehingga harus pindah ke papan FCA. Yang menarik, pergerakan saham emiten unggas ini juga cukup panas.
Dalam tiga bulan terakhir, AYAM meroket 124 persen. Kenaikan tajam ini terjadi di tengah kondisi perusahaan yang masih catat rugi. Imbasnya, kapitalisasi pasarnya terdongkrak kuat ke level Rp1,56 triliun.
Jadi, perombakan papan pemantauan kali ini mencerminkan dinamika pasar yang lagi panas. Dua saham dengan kinerja harga eksesif saling bergantian posisi, di bawah pengawasan ketat BEI.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020