Hingga September 2025, belanja modal atau capex PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) sudah menembus angka Rp1,04 triliun. Angka yang cukup besar itu, menurut manajemen, utamanya dipakai untuk menambah unit armada baru.
Prodjo Sunarjanto, Direktur Utama ASSA, melihat tren positif ini sebagai sinyal yang jelas. Menurutnya, permintaan pasar terhadap jasa sewa kendaraan korporat memang sedang naik daun.
"Pencapaian pertumbuhan ini menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan akan layanan sewa kendaraan ASSA terus meningkat,"
Ucap Prodjo di Jakarta, Senin (8/12/2025). Pernyataannya itu sekaligus menjawab alasan di balik ekspansi yang dilakukan perusahaan.
Sebenarnya, anggaran capex yang disiapkan ASSA untuk tahun ini lebih besar lagi, yakni Rp1,5 triliun. Nah, langkah memperkuat lini rental ini disebut Prodjo sebagai salah satu cara untuk mempertahankan laju pertumbuhan. Tujuannya jelas: memenuhi permintaan pasar yang kian menggebu.
"ASSA mengambil langkah peremajaan dan penambahan armada baru untuk menjaga momentum kinerja positif hingga beberapa tahun ke depan,"
tuturnya lagi.
Di sisi lain, pendanaan untuk pembelian unit baru ini tidak sepenuhnya mengandalkan kas internal. Perusahaan juga mendapat suntikan dana segar berupa fasilitas kredit senilai Rp500 miliar dari QNB Indonesia. Dananya, lagi-lagi, dipakai untuk menambah kendaraan.
Hingga akhir kuartal ketiga tahun ini, total armada ASSA baik roda dua maupun empat sudah menyentuh 30.000 unit. Jumlah sebanyak itu berusaha dipertahankan agar tingkat penggunaannya tetap optimal, tidak berlebihan.
Lalu, bagaimana kinerja keuangannya? Ternyata cukup solid. Hingga kuartal III-2025, pendapatan konsolidasi ASSA melesat 21 persen year-on-year (yoy), menjadi Rp4,41 triliun. Sebuah pencapaian yang sejalan dengan strategi ekspansi mereka.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020