Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut positif finalisasi perjanjian Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUE-CEPA). Organisasi bisnis tersebut telah mempersiapkan strategi ekspansi ekspor berbagai produk unggulan nasional menuju pasar Eropa, mencakup alas kaki, furnitur, produk industri biohazard, dan mineral.
Menurut Bernardino M. Vega, Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Indonesia, benua Eropa merupakan pasar global dengan standar tinggi dalam aspek keberlanjutan, kualitas, dan inovasi. Peluang ini membuka jalan bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai pemasok produk andal, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi.
Bernardino turut mengapresiasi penyelesaian negosiasi IUE-CEPA yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Pencapaian ini dinilai sebagai momentum strategis bagi hubungan ekonomi kedua pihak.
Selain produk-produk sebelumnya, Pahala Mansury, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Perjanjian Luar Negeri Kadin, menyoroti potensi ekspor nikel, minyak sawit, kopi, serta kapasitas energi terbarukan seperti panas bumi dan hidro. Komoditas ini sangat dibutuhkan oleh industri berkelanjutan di Eropa dan dapat menempatkan Indonesia dalam rantai pasok hijau global.
Artikel Terkait
Santap Pasar China, Santan Beku Bintan Tembus Rp5,7 Miliar
OJK Usut Transaksi DSI, BI Hentikan JIBOR Awal 2026
Delegasi Bisnis Jepang Batal ke Beijing, Ketegangan Taiwan Ancam Hubungan Ekonomi
Ekspor Perhiasan Indonesia Melonjak 41,8%, Tembus Rp 130 Triliun di Tengah Guncangan Harga Emas Global