Apple Cetak Rekor Pendapatan Sejarah Rp6.900 Triliun di Tahun Fiskal 2025
Perusahaan teknologi raksasa, Apple, berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dengan meraup pendapatan rekor sebesar USD416 miliar, setara dengan sekitar Rp6.900 triliun, pada tahun fiskal 2025. Pengumuman resmi ini disampaikan langsung oleh CEO Apple, Tim Cook.
Dalam pernyataannya, Tim Cook menyatakan, "Ini tahun yang luar biasa bagi Apple, di mana kami mencapai rekor pendapatan sepanjang masa sebesar USD416 miliar untuk tahun fiskal ini." Pencapaian ini menunjukkan ketahanan bisnis Apple di tengah berbagai tantangan ekonomi global.
Kinerja Kuartal Keempat yang Mengagumkan
Pada kuartal fiskal keempat yang berakhir pada September, Apple kembali menunjukkan kekuatannya dengan melaporkan pendapatan sebesar USD102,5 miliar (sekitar Rp1.700 triliun). Tidak hanya pendapatan, laba perusahaan juga mencetak angka yang fantastis, yakni USD27,5 miliar atau setara Rp450 triliun pada periode yang sama.
Yang lebih mengesankan, angka-angka kinerja keuangan Apple ini berhasil melampaui ekspektasi analis pasar. Kesuksesan ini diraih meskipun Apple menghadapi tekanan signifikan dari kebijakan tarif Amerika Serikat dan perlambatan pendapatan di pasar China.
Kontribusi iPhone dan Layanan yang Mencetak Rekor
Dua pilar utama bisnis Apple, iPhone dan segmen Layanan, menjadi penyumbang terbesar dalam rekor ini. Penjualan iPhone di kuartal terakhir berhasil meraup pendapatan sebesar USD49 miliar. Sementara itu, bisnis Layanan Apple, yang mencakup App Store, Apple Music, dan iCloud, menghasilkan pendapatan sebesar USD28,8 miliar.
Tim Cook menekankan kebanggaannya atas pencapaian ini, "Apple sangat bangga melaporkan rekor pendapatan kuartal September sebesar USD102,5 miliar, termasuk rekor pendapatan kuartal September untuk iPhone dan rekor pendapatan sepanjang masa untuk Layanan."
Cook menambahkan, "Kami mencetak rekor pendapatan sepanjang masa untuk iPhone, dan di sektor layanan, kami mencapai rekor sepanjang masa di setiap segmen geografis." Pernyataan ini mengonfirmasi kekuatan brand Apple yang mendunia.
Puncak Prestasi di Pasar Modal
Laporan keuangan yang gemilang ini datang tak lama setelah kapitalisasi pasar Apple menembus angka bersejarah USD4 triliun. Pencapaian ini menempatkan Apple dalam klub elit perusahaan bersama Nvidia dan Microsoft yang juga telah mencapai valuasi pasar yang sama.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun