Mahasiswi FK Unhan Mengundurkan Diri karena Aturan Lepas Jilbab, Kemenhan Diminta Klarifikasi

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:40 WIB
Mahasiswi FK Unhan Mengundurkan Diri karena Aturan Lepas Jilbab, Kemenhan Diminta Klarifikasi

Seorang mahasiswi yang diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Pertahanan (Unhan) dikabarkan mengundurkan diri setelah menolak melepas kerudung. Kabar ini ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu pertanyaan publik, termasuk dari kalangan pendukung pemerintah.

Azwar Siregar, salah satu pendukung militan Prabowo, menyuarakan kegundahannya melalui akun Facebook pribadinya. Ia membagikan unggahan terkait kabar tersebut dan menantang Kementerian Pertahanan untuk memberi penjelasan.

"Halo Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, apa benar mahasiswi Kedokteran di Unhan wajib lepas jilbab? Kalau betul, aneh betul kebijakan kalian itu!" tulisnya.

Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bahwa aturan soal kerudung tersebut tidak tertulis, melainkan hanya disampaikan secara lisan. Hal ini dinilai bertentangan dengan sila pertama dan kedua Pancasila, seperti yang disorot dalam cuitan akun @bismillahyuk_.

"Katanya 'Ketuhanan Yang Maha Esa' dan 'Kemanusiaan yang Adil dan Beradab', tapi hak untuk berkerudung kok dilarang sama Unhan? Bahkan tidak ada aturan tertulis soal kerudung, hanya verbal," tulis akun tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian Pertahanan maupun pihak Unhan terkait kebenaran kabar tersebut. Publik menantikan klarifikasi untuk menjernihkan persoalan yang menyangkut kebebasan beragama di lingkungan pendidikan tinggi.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags