Rentetan gempa kembali mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis pagi. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan terbesar pagi ini mencapai magnitudo 5,6.
Gempa berkekuatan 5,6 magnitudo itu terjadi pada pukul 05.45 WIB dengan episenter di koordinat 8.30 Lintang Selatan dan 120.59 Bujur Timur, serta kedalaman 10 kilometer. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Getaran gempa dirasakan hingga skala MMI III-IV di Kabupaten Manggarai, yang berarti guncangan cukup kuat dan dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Hingga pukul 06.07 WIB, BMKG mencatat sejumlah gempa susulan menyusul gempa utama tersebut.
"Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Setelah gempa 5,6 magnitudo, pada pukul 05.46 WIB terjadi gempa susulan berkekuatan 4,8 magnitudo. Gempa terbaru tercatat pada pukul 06.07 WIB dengan kekuatan 3,2 magnitudo.
Rangkaian gempa di Ruteng sebenarnya sudah berlangsung sejak Rabu (19/8) malam. Pada malam itu, guncangan terbesar tercatat mencapai magnitudo 5,7. Aktivitas seismik yang terus berlanjut ini menjadi perhatian warga setempat, meskipun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa.
Artikel Terkait
BMKG: Butuh Puluhan Tahun untuk Gempa Besar Terulang di NTT
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Ruteng, Getaran Terasa hingga Sumba Timur
BMKG Catat Hampir 3.000 Gempa Susulan di Flores, Terbaru M5,1
BMKG Catat 2.928 Gempa Susulan Guncang Flores, Terbaru M5,1