20 Agustus dalam Catatan Sejarah: Estonia Merdeka hingga Peletakan Batu Pertama Jembatan Suramadu

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:30 WIB
20 Agustus dalam Catatan Sejarah: Estonia Merdeka hingga Peletakan Batu Pertama Jembatan Suramadu

Tanggal 20 Agustus menyimpan sejumlah peristiwa penting yang membawa perubahan besar, baik di tingkat nasional maupun global. Dari proklamasi kemerdekaan Estonia hingga dimulainya pembangunan infrastruktur ikonik di Indonesia, hari ini menjadi saksi bisu perjalanan sejarah yang patut dikenang.

Salah satu momen paling bersejarah terjadi pada 1991, ketika Estonia secara resmi memisahkan diri dari Uni Soviet. Negara di kawasan Baltik, Eropa Utara, ini kemudian menjelma menjadi republik dengan sistem demokrasi parlementer. Tallinn, ibu kotanya, sekaligus menjadi pusat pemerintahan. Dengan populasi sekitar 1,34 juta jiwa, Estonia tercatat sebagai salah satu negara berpenduduk paling sedikit di Uni Eropa, Zona Euro, dan NATO.

Dua dekade sebelumnya, tepatnya pada 1962, Jepang mendirikan Nippon Hoso Kyokai (NHK), lembaga penyiaran publik yang mengadopsi model BBC dari Inggris. Kini NHK mengoperasikan dua saluran televisi dan tiga jaringan radio, menjadi salah satu institusi media terkemuka di Asia.

Di dalam negeri, 20 Agustus 2003 menjadi penanda dimulainya pembangunan Jembatan Suramadu, yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura. Jembatan sepanjang 5.438 meter ini merupakan salah satu yang terpanjang di Indonesia. Setelah melalui proses konstruksi yang panjang, jembatan yang menautkan Surabaya dan Bangkalan ini akhirnya rampung pada 1 Maret 2009, memperkuat konektivitas dan roda ekonomi di kawasan timur Jawa.

Masih dalam catatan sejarah dunia, pada 636 M terjadi Pertempuran Yarmuk, yang mempertemukan pasukan Muslim Arab dengan Kekaisaran Bizantium. Perang yang berlangsung di era kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab ini berakhir dengan kemenangan telak di pihak Muslim. Keberhasilan tersebut, yang antara lain ditopang oleh strategi Khalid bin Walid, membuka jalan bagi perluasan kekuasaan Islam ke Suriah dan Palestina.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags