Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (19/8/2026). Indeks turun 55,70 poin atau 0,86 persen ke level 6.394, membalikkan penguatan yang sempat terjadi pada sesi sebelumnya.
Sebanyak 379 saham tercatat melemah, sementara 257 saham menguat dan 327 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp14,2 triliun dengan volume 34,1 miliar saham.
Pelemahan IHSG diikuti oleh mayoritas indeks sektoral. Sektor energi, konsumer siklikal, industri, konsumer non-siklikal, transportasi, keuangan, teknologi, dan kesehatan semuanya berada di zona merah. Hanya sektor infrastruktur dan properti yang berhasil menguat.
Indeks-indeks utama juga kompak melemah. LQ45 turun 0,56 persen ke 627, JII melemah 0,83 persen ke 380, IDX30 turun 0,44 persen ke 350, dan MNC36 melemah 0,58 persen ke 271.
Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan signifikan. PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) melonjak 25 persen ke Rp260, PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) naik 24,84 persen ke Rp260, dan PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) menguat 24,42 persen ke Rp540.
Sementara itu, saham-saham yang memimpin penurunan antara lain PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) yang anjlok 14,72 persen ke Rp452, PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) turun 11,86 persen ke Rp312, dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) melemah 11,76 persen ke Rp2.700.