324 Sekolah di NTT Rusak Akibat Gempa, Kemendikdasmen Kirim Bantuan

- Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:55 WIB
324 Sekolah di NTT Rusak Akibat Gempa, Kemendikdasmen Kirim Bantuan

Sebanyak 324 sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut. Kerusakan tersebar di tujuh kabupaten, dan data tersebut masih bersifat sementara karena pendataan terus dilakukan.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaporkan temuan ini dalam keterangan resminya pada Selasa (18/8/2026). "Berdasarkan data per 16 Agustus 2026, dilaporkan sebanyak 324 satuan pendidikan di tujuh kabupaten terdampak gempa," tulis Kemendikdasmen.

Pihak kementerian menegaskan bahwa pendataan dan penanganan kerusakan masih berlangsung. "Pendataan dan penanganan kerusakan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan di lapangan dapat segera ditangani," ujar juru bicara Kemendikdasmen.

Sebagai langkah awal, Kemendikdasmen telah mendirikan 50 tenda untuk ruang kelas darurat. Selain itu, mereka juga mengirimkan ribuan paket bantuan untuk para siswa. "Sebagai dukungan tahap awal, Kemendikdasmen telah menyiapkan 50 tenda sebagai ruang kelas darurat, 1.300 paket family kit, dan 1.500 paket school kit pada pengiriman tahap pertama," jelasnya. Bantuan lain yang disiapkan mencakup dukungan psikososial dan konektivitas internet melalui Starlink.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan bahwa pihaknya telah turun langsung ke sekolah-sekolah terdampak. Ia menyampaikan duka cita mendalam dan telah berkomunikasi dengan Gubernur NTT untuk memastikan pendataan bantuan tepat sasaran. "Sudah ada tim yang turun ke lapangan dan langsung memberikan bantuan ke masyarakat, khususnya pendidikan," imbuhnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.