Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan utusan khusus Amerika Serikat untuk Timur Tengah, Jared Kushner, pada Senin (17/8). Pertemuan ini terjadi sehari setelah Netanyahu mengadakan pertemuan langka dengan pejabat Hamas di Kairo, Mesir, dalam upaya mendorong rencana perdamaian Gaza yang digagas Presiden Donald Trump.
Menurut sumber diplomatik, pemimpin Hamas Khalil Al-Hayya hadir dalam pertemuan yang difasilitasi mediator dengan Kushner dan utusan Trump untuk Gaza, Nickolay Mladenov, di Kairo pada Minggu (16/8) waktu setempat. Ini merupakan pertemuan kedua Kushner dengan perwakilan Hamas, kelompok yang oleh AS ditetapkan sebagai organisasi teroris.
Sebelumnya, pada Oktober 2025, Kushner bersama utusan AS Steve Witkoff bertemu dengan pejabat Hamas dan membantu mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza serta pembebasan sandera yang ditawan sejak serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel.
Pada akhir Juli lalu, Trump mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan untuk perlucutan senjata total Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Gaza. Namun, Netanyahu yang tengah berupaya memenangkan pemilihan umum pada Oktober mendatang, secara terbuka menolak rencana tersebut.
Artikel Terkait
Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Internasional untuk Netanyahu atas Tuduhan Genosida
Menteri Keamanan Israel Serukan Pembunuhan 30-40 Warga Gaza Setiap Malam
Turki Minta Interpol Terbitkan Red Notice untuk Netanyahu
Israel Tuding Erdogan Bawa Turki ke Petualangan Berbahaya di Suriah