Turnamen sepak bola dalam rangka perayaan HUT ke-81 RI di Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, terpaksa dihentikan total setelah terjadi perselisihan antarpendukung dari Desa Lerang dan Desa Barang Palie. Insiden itu terjadi seusai pertandingan, namun polisi memastikan tidak ada korban luka berat maupun warga yang ditahan.
Kapolsubsektor Lanrisang, Ipda Irwan Asmadi, menjelaskan keributan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman antarpendukung. "Kejadian kemarin di acara (sepak bola) hari ulang tahun HUT ke-81 RI ada sempat sedikit kesalahpahaman antara pendukung sepak bola dari Desa Lerang dengan Desa Barang Palie," ujarnya.
Irwan juga meluruskan kabar yang beredar di masyarakat mengenai adanya korban luka akibat senjata tajam. Menurut dia, tidak ada korban yang mengalami luka berat dalam perselisihan itu. Polisi juga memastikan tidak ada pihak yang ditahan atau diamankan saat kericuhan dibubarkan.
Massa yang terlibat pertikaian langsung membubarkan diri begitu melihat petugas datang ke lokasi. Setelah insiden itu, aparat mendatangi kedua pihak dan memfasilitasi penyelesaian di tempat agar persoalan tidak melebar. "Saya mendatangi kedua belah pihak dan memfasilitasi keduanya. Mereka sepakat bahwa menyatakan permasalahan ini dianggap selesai atau damai dan tidak memperpanjang permasalahan ini," papar Irwan.
Meski perselisihan telah diselesaikan secara damai, panitia penyelenggara bersama aparat keamanan tetap mengambil langkah tegas dengan menghentikan seluruh rangkaian turnamen. Keputusan itu diambil sebagai buntut dari insiden saling ejek yang berujung cekcok di lapangan, sekaligus berdampak langsung pada agenda perayaan HUT RI di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pria Pembunuh Wanita Open BO di Pinrang Gegara Cekcok Tarif
Turnamen Sepak Bola Antar Desa se-Kecamatan Dua Boccoe Resmi Dibuka, 22 Tim Bertanding
Aula PKK Kantor Camat Lanrisang Terbakar, Pelayanan Masyarakat Tak Terganggu