TNI Angkatan Udara menyampaikan permintaan maaf atas insiden jatuhnya benda yang diduga flare hingga mengenai kaca mobil warga dan menyebabkannya retak. Peristiwa itu terjadi saat prajurit tengah melakukan gladi kotor demo udara dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara, Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan mendatangi langsung pemilik kendaraan. "Kejadian tersebut telah ditindaklanjuti dengan menemui langsung pemilik kendaraan untuk mendengarkan keterangan serta melihat kondisi kerusakan pada kendaraan," ujarnya dalam keterangan resmi pada Minggu (16/8/2026).
Nyoman menegaskan bahwa TNI AU akan mengganti seluruh kerugian yang dialami pemilik mobil. Kasus ini, menurutnya, telah diselesaikan secara kekeluargaan. "TNI AU memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pemilik kendaraan akibat kejadian tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab, TNI AU akan menanggung seluruh biaya perbaikan kaca kendaraan yang mengalami kerusakan," katanya.
"Proses perbaikan akan diselesaikan secara langsung bersama pemilik kendaraan hingga kendaraan kembali dalam kondisi baik," imbuhnya.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak perekam menunjukkan kaca depan mobil yang retak akibat tertimpa benda. Benda tersebut terselip di celah antara kaca depan dan kap mobil. Benda itu terlihat berbentuk bulat dengan lubang pada satu sisi di bagian tengahnya. Perekam juga memperlihatkan tiga benda bulat yang tampak memiliki bekas terbakar.
Mobil yang tertimpa benda tersebut sedang terparkir saat kejadian. Peristiwa ini disebut terjadi pada Kamis (13/8) pagi menjelang siang.
Artikel Terkait
HUT ke-81 Jateng, Luthfi Apresiasi Peran Petani hingga Disabilitas
GMF Rampungkan Modernisasi Hercules TNI AU, Perpanjang Usia Pakai hingga 20 Tahun
Momen Menegangkan di Upacara HUT RI: Wanita Diduga ODGJ Nyaris Memeluk Bupati Indramayu
Kapolresta Balikpapan Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT RI di Istana Merdeka