Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus menggenjot program penghijauan di Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP) IKN. Sebanyak 1.708 pohon ditanam di sekitar area Embung Sanggai, IKN, pada Sabtu (15/8/2026). Aksi ini sekaligus mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Kepala OIKN Basuki menjelaskan, pohon yang ditanam terdiri dari jenis kayu-kayuan dan buah-buahan. Penanaman massal ini melibatkan lebih dari 2.300 peserta, namun yang dihitung MURI adalah jumlah pohon yang berhasil ditanam, bukan jumlah pesertanya.
"Nah ini, ini pada hari ini kita menanam, kita siapkan 1.708 lubang pohon, ya. Jadi kita pesertanya ada 2.300 lebih, tapi untuk yang ditanam itu yang dihitung oleh MURI itu yang ditanam, bukan orangnya," kata Basuki kepada wartawan.
Dalam kesempatan itu, Basuki mengungkapkan bahwa total lebih dari 5 juta pohon telah ditanam di kawasan IKN sejak tahun lalu. Kegiatan penanaman rutin dilakukan setiap dua minggu sekali dengan melibatkan sekitar 1.100 orang. "Sudah lebih dari 5 juta pohon yang sudah kita tanam sejak tahun lalu, ya, dua minggu sekali. Kami kita 1.100 orang, jadi kalau dua minggu itu kita nanam pohon misalnya 90 persen, itu 800-900 pohon ditanam," jelasnya.
Penghijauan tidak hanya dilakukan oleh pegawai IKN, tetapi juga masyarakat yang berkunjung. Berbagai kawasan menjadi lokasi penanaman, seperti Titik Nol, Klaster Menteri, Klaster Kepala Daerah, Klaster Kejaksaan, hingga Taman Diaspora. Basuki menambahkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan banyak yang meminta untuk menanam saat berkunjung. "Sekarang masyarakat kalau ke sini, ada kebaktian gereja minta nanam, liburan Nataru minta nanam, ya, semua kunjungan minta nanam," ucapnya.