Serangan Ukraina Hentikan Operasi Terminal Gandum Rusia di Laut Hitam

- Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:50 WIB
Serangan Ukraina Hentikan Operasi Terminal Gandum Rusia di Laut Hitam

Tiga terminal gandum milik Rusia di Laut Hitam terpaksa menghentikan operasionalnya setelah rusak akibat serangan drone Ukraina. Peristiwa ini terjadi di Pelabuhan Novorossiysk, salah satu pusat ekspor pangan Rusia, dan langsung menghambat pengiriman gandum dari negara tersebut.

Serangan ini memicu kekhawatiran baru akan pasokan pangan global, mengingat Rusia dan Ukraina bersama-sama menyumbang lebih dari seperempat ekspor gandum dunia. Ketegangan di Laut Hitam meningkat di tengah musim panen, dengan kedua negara saling menyerang kapal dan pelabuhan komersial.

Rusia mengecam tindakan Ukraina dan menudingnya sebagai upaya sengaja untuk mengganggu pasar pangan internasional. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyatakan bahwa kampanye militer rezim Kyiv bertujuan menciptakan kekacauan di pasar pangan global demi kepentingan negara-negara Barat tertentu.

"Jelas bahwa kampanye militer sinis rezim Kyiv bertujuan untuk memicu kekacauan di pasar pangan global dan melayani kepentingan negara-negara Barat tertentu," ujar Zakharova. Ia menambahkan bahwa tindakan tersebut memperburuk kekurangan gandum dan pupuk, memicu kenaikan harga pangan, serta membebani negara-negara berkembang.

Sementara itu, blokade laut yang diterapkan Rusia terhadap pelabuhan Ukraina telah menyebabkan ekspor gandum Ukraina merosot hingga 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini semakin mempertegas ancaman krisis pangan yang membayangi dunia.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.