Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap fakta menarik: mayoritas penduduk Indonesia memiliki zodiak Cancer. Data ini disampaikan Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi, dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi, Selasa (4/8/2028).
Menurut Teguh, jumlah penduduk berzodiak Cancer mencapai 34,78 juta jiwa, mengungguli zodiak-zodiak lainnya. Ia menegaskan bahwa yang dimaksud adalah zodiak bintang, bukan penyakit kanker. "Cancer bintangnya, tapi jangan sampai penyakitnya, zodiaknya," ujarnya sambil berseloroh.
Data lengkap yang dipaparkan menunjukkan urutan sebagai berikut: Cancer (21 Juni-22 Juli) dengan 34.784.044 jiwa, disusul Taurus (20 April-20 Mei) 26.494.898 jiwa, Gemini (21 Mei-20 Juni) 26.081.653 jiwa, Capricorn (22 Desember-19 Januari) 25.923.863 jiwa, Leo (23 Juli-22 Agustus) 24.955.745 jiwa, Aries (21 Maret-19 April) 23.589.938 jiwa, Pisces (19 Januari-20 Maret) 22.531.343 jiwa, Virgo (23 Agustus-22 September) 22.113.829 jiwa, Libra (23 September-22 Oktober) 21.898.732 jiwa, Sagitarius (22 November-21 Desember) 20.760.803 jiwa, Scorpio (23 Oktober-21 November) 20.533.945 jiwa, dan Aquarius (20 Januari-18 Februari) 20.456.280 jiwa.
Keunikan Tanggal Lahir
Selain soal zodiak, Teguh juga mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 129 ribu penduduk Indonesia yang lahir pada 29 Februari. Mereka hanya merayakan ulang tahun setiap empat tahun sekali, tepatnya saat tahun kabisat. "Yang menarik ada lebih dari 129 ribu penduduk kita yang tidak pernah ulang tahun adanya empat tahun, ulang tahunnya empat tahun sekali. Dia lahir 29 Februari, dia ulang tahunnya empat tahun sekali, ada 129 ribu lebih," jelasnya.
Ia pun melontarkan candaan terkait warga yang lahir pada tanggal tersebut. "Jadi kalau traktir hemat ya, bisa juga dirapel," ujarnya sambil tersenyum.
Nama Unik Penduduk
Dukcapil juga menemukan keunikan pada nama penduduk Indonesia. Meski nama yang diawali huruf vokal seperti O atau U masih banyak ditemukan, ada pula warga yang memiliki nama berawal huruf X atau Q. "Yang menarik juga kalau huruf hidup vokal O, V, dan sebagainya wajar, tapi penduduk kita juga ada yang diawali dengan X. Ada yang Q. Kalau O banyak lah, U juga banyak. Itu sangat jarang di kita," ungkap Teguh.
Artikel Terkait
Akta Kelahiran Terbit Otomatis Usai Bayi Lahir, Kemendagri-Kemenkes Integrasi Layanan
IKD Dukcapil Raih Penghargaan Top Public Service Application
IKD Dukcapil Raih Penghargaan Top Public Service Application for Ministry
HP Hilang, Jangan Panik: Ini Langkah Cepat Amankan Data Pribadi dan IKD