Polresta Tangerang tengah menyelidiki dugaan penganiayaan dan pelecehan seksual yang dialami PG (25), seorang karyawan perusahaan koperasi simpan pinjam di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Peristiwa ini mencuat setelah sebuah video yang diduga memperlihatkan korban mengalami pelecehan seksual beredar luas di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga menjadi korban penganiayaan selama sekitar 5,5 jam, mulai Selasa (28/7) hingga Rabu (29/7). PG disebut berhasil melarikan diri pada Rabu sekitar pukul 06.30 WIB.
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Leksono, membenarkan bahwa laporan terkait kasus tersebut telah diterima. Saat ini, perkara ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang.
"Dari pihak kepolisian, Polresta Tangerang sudah menerima laporan tersebut. Dan TKP terjadi di wilayah Panongan sekitar tanggal 28 sampai 29 Juli," katanya, Senin (3/8).
Tri menuturkan, penyidik telah memulai penyelidikan dengan meminta keterangan awal dari korban. "Dari pihak kami sudah melakukan mengambil dan wawancara kepada korban, ini dilakukan untuk keterangan awal atas kejadian itu," ujarnya.
Polisi masih mendalami kronologi maupun motif di balik dugaan penyekapan, penganiayaan, dan pelecehan seksual yang dialami korban. Tri menegaskan, penyidik akan menangani perkara tersebut sesuai prosedur hukum. "Kita untuk itu masih proses penyelidikan dan akan menangani kasus secara profesional," ungkapnya.
Artikel Terkait
Waria di Lombok Tengah Sodomi Tujuh Remaja, Modus Beri Uang Jajan
Pelecehan Seksual di Karawaci Terekam CCTV, Pelaku Ditangkap
Oknum ASN di Cianjur Cabuli Remaja dengan Modus Iming-iming Lolos Seleksi
Guru Les di Tangerang Cabuli 29 Anak Laki-laki dengan Iming-iming Uang Jajan