Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuntut ganti rugi dari Ukraina atas serangan terhadap kapal komersial Iran di Laut Kaspia yang menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya. Meskipun Kyiv mengklaim insiden itu tidak disengaja, Teheran menegaskan kompensasi atas kerugian harus dibayarkan.
Araghchi mengungkapkan bahwa ia telah berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha untuk membahas serangan tersebut. Dalam pernyataan di media sosial X pada Selasa (28/7), Araghchi menyebut Sybiha mengatakan serangan oleh militer Ukraina itu tidak disengaja dan Kyiv tidak menginginkan eskalasi lebih lanjut.
"Saya telah diberi kepastian oleh Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha bahwa serangan terhadap kapal Iran itu tidak disengaja dan Ukraina tidak menginginkan eskalasi," kata Araghchi.
Meski demikian, Araghchi menegaskan bahwa serangan terhadap warga negara atau kepentingan nasional Iran merupakan hal yang tidak dapat diterima. "Harus ada ganti rugi atas kerugian yang terjadi," ujarnya.
Iran sebelumnya mengecam keras serangan itu sebagai aksi agresi dan menuduh Kyiv melancarkan serangan tersebut atas perintah Israel. Namun, dalam pernyataan terbaru, Araghchi mengatakan Teheran juga tidak menginginkan eskalasi.
Artikel Terkait
Serangan Rudal Rusia Tewaskan Sembilan Orang di Kyiv
Prabowo Sebut Situasi Geopolitik Global Sangat Rawan, Perang Ukraina Berpotensi Lebih Lama dari Perang Dunia II
Ukraina Lancarkan Ratusan Drone ke Rusia, Dua Tewas di Rostov
Iran Peringatkan Ukraina, AS, dan Israel: Setiap Serangan Akan Dibalas