Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menjadi sasaran. Tak hanya sang bupati, tim penindakan juga mengamankan istrinya, dr. Noor Faizah Maenofi.
Anom dan istrinya dijemput dari rumah dinas sekitar pukul 01.40 WIB dini hari, Selasa (28/7). Mereka kemudian diboyong ke gedung merah putih KPK. Saat ini, keduanya bersama sejumlah pihak lain yang diamankan tengah menjalani pemeriksaan di lantai dua ruang penindakan.
Belum diketahui secara pasti perkara yang menjerat pasangan tersebut. Namun, dalam operasi senyap itu, tim KPK menyita sejumlah uang sebagai barang bukti. Selain itu, tim juga menyegel beberapa ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, termasuk ruangan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Dua rumah di Perumahan Mutiara Residence, Kelurahan Mulyoharjo, Pemalang, juga disegel.
Wakil Ketua KPK Fitroch Rochcayanto membenarkan adanya OTT tersebut. "Benar," ujarnya singkat, Rabu (29/7). Meski demikian, ia belum merinci lebih lanjut ihwal perkara yang menjadi pangkal penangkapan kepala daerah di Jawa Tengah itu.
Artikel Terkait
KPK Periksa Rektor dan Dua Wakil Rektor Unsoed dalam OTT Penerimaan Mahasiswa Baru
KPK Tetapkan Rektor Unsoed dan 5 Orang Lain sebagai Tersangka Pemerasan dan Gratifikasi Penerimaan Mahasiswa
KPK Pastikan Mahasiswa Unsoed yang Lolos Jalur Mandiri Tetap Bisa Kuliah
KPK Tetapkan Rektor Unsoed dan Lima Orang Lain sebagai Tersangka OTT