Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan bahwa insiden di Matraman, Jakarta Timur, tidak terkait dengan isu rasisme atau konflik antarsuku dan etnis. Berdasarkan hasil pemantauan Kementerian HAM, peristiwa itu merupakan tindak kriminal murni.
Pernyataan itu disampaikan Pigai usai menghadiri acara di Hotel The Papandayan, Bandung, Selasa (28/7). Ia mengungkapkan bahwa tim kementerian telah turun ke lokasi, menemui warga, perangkat kelurahan, serta korban yang dirawat di rumah sakit. "Kementerian HAM sudah turun, sudah datang ke lokasi, bertemu masyarakat, kelurahan, dan juga bertemu korban di rumah sakit," ujarnya.
Pigai memastikan negara menjamin pelayanan kesehatan bagi para korban. Biaya pengobatan sepenuhnya ditanggung pemerintah. "Kami memastikan pelayanan kesehatannya bagi mereka yang menjadi korban ditanggung oleh negara, pemerintah yang tanggung," katanya. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan berharap kejadian serupa tidak terulang.
Pigai menegaskan, hasil pemantauan tidak menemukan unsur konflik ras, suku, maupun etnis. Masyarakat diminta tidak membangun narasi yang dapat memperkeruh suasana. "Matraman ini tidak ada hubungan dengan rasisme, tidak ada hubungan dengan konflik suku dan etnis. Ini memang kriminal murni di lapangan," tegasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemerintah tetap perlu mengantisipasi friksi sosial yang berpotensi berkembang menjadi konflik identitas. Menurut Pigai, komunikasi yang humanis dan bermartabat harus dikedepankan dalam menyelesaikan persoalan sosial. "Persoalan yang menyangkut friksi sosial, etnik, ras, suku, dan antaragama harus diantisipasi," katanya.
Pigai memastikan Kementerian HAM akan terus memantau perkembangan kasus dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum agar hak-hak korban terpenuhi dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.
Artikel Terkait
Introspeksi di Balik Tragedi Matraman: Bukan Soal Suku, tapi Perilaku
Bentrokan Maut di Matraman Berakhir Damai, Polisi Tetap Proses Hukum Tersangka
Bentrokan Maut di Menteng Berakhir Damai, Polisi Tetapkan 7 Tersangka
Pasca Bentrokan di Matraman, Polisi Tetapkan Tujuh Tersangka