Polisi Selidiki Dugaan Diskriminasi Komunitas Lari di Canggu yang Tolak Peserta Lokal

- Jumat, 24 Juli 2026 | 15:24 WIB
Polisi Selidiki Dugaan Diskriminasi Komunitas Lari di Canggu yang Tolak Peserta Lokal

Kepolisian Daerah Bali tengah menyelidiki dugaan diskriminasi yang dilakukan oleh sebuah komunitas lari di kawasan Canggu, Kabupaten Badung. Komunitas tersebut diduga hanya memperbolehkan warga negara asing (WNA) mengikuti acara mereka, sementara warga lokal atau WNI ditolak.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan, Polres Badung telah diterjunkan untuk melakukan penyelidikan. "Iya, semuanya yang berkaitan dengan yang tadi dikatakan ada diskriminasi dan segala macam itu. Apakah ada pelanggaran hukum apa tidak, kan gitu kita telusuri," ujar Ariasandy kepada kumparan, Jumat (24/7).

Polisi masih dalam proses mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) terkait aktivitas komunitas lari tersebut. "Masih dilakukan pulbaket, apakah ada pelanggaran hukum apa tidak, kan gitu kita telusuri," jelas dia.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan resmi terkait aktivitas komunitas tersebut. "Belum ada itu, sampai setahu saya sampai sekarang belum ada," kata dia.

Masalah ini mencuat setelah publik resah dengan acara komunitas lari yang digelar di kawasan wisata Canggu. Acara tersebut dianggap rasis dan diskriminatif karena hanya WNA yang boleh berpartisipasi, sementara warga lokal ditolak.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali, Ni Luh Djelantik, turut angkat bicara. Melalui unggahan Instagram pribadinya, ia meminta aparat penegak hukum, termasuk Imigrasi dan kepolisian, untuk mengawasi kegiatan itu.

"Om Swastiastu, dengan Niluh Jelantik. Senat Republik Indonesia, dengan ini kami meminta kepada pihak imigrasi Bali dan juga kepolisian Provinsi Bali, Polda Bali, agar dapat menindaklanjuti laporan kami terkait dengan dugaan diskriminasi oleh WNA-WNA dan juga kegiatan-kegiatan yang diduga tidak berizin. Video terlampir. Dan kepada para WNA ataupun foreigners yang tidak menerima keanggotaan warga negara Indonesia, kalian melakukannya di Bali, kalian melakukannya di Indonesia. Ini adalah tanah air kami. So, we're gonna keep an eye on you. Ya, ditunggu ya update selanjutnya. Terima kasih banyak untuk saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Saya Niluh, warga negara Indonesia. I love you so much. Salam sayang," kata Niluh.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags