Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Senin pagi, melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 1.600 meter di atas puncak. Erupsi terjadi pukul 07.03 WITA dan terekam dengan amplitudo maksimum 29,5 milimeter selama 2 menit 45 detik.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah utara dan timur laut. Saat ini status gunung berada pada Level III (Siaga).
PVMBG merekomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Warga diimbau tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mempercayai isu yang tidak jelas sumbernya.
Masyarakat yang tinggal di sekitar gunung juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Daerah yang perlu diwaspadai meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
"Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," demikian pernyataan PVMBG.
Artikel Terkait
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.600 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Asap Hitam Membumbung hingga 200 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.400 Meter