Video Penyelam Perlihatkan Retakan di Dasar Laut Komodo Usai Gempa NTT

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:50 WIB
Video Penyelam Perlihatkan Retakan di Dasar Laut Komodo Usai Gempa NTT

Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 diduga tidak hanya berdampak di daratan. Sebuah video yang memperlihatkan kondisi dasar laut di kawasan Komodo, NTT, ramai menjadi perhatian setelah tampak retakan pada permukaan bawah laut.

Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @tarsisabat. Dalam rekaman, terlihat seorang penyelam memperlihatkan bagian dasar laut dengan struktur permukaan yang tampak mengalami perubahan dan membentuk retakan. Pengunggah mengaitkan kondisi tersebut dengan gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026.

“Gempa yang terjadi tanggal 15 Agustus 2026 efeknya bukan hanya di darat tetapi di bawah laut juga terjadi retakan,” tulisnya dalam keterangan video.

Rekaman tersebut memperlihatkan bagian dasar laut di kawasan yang disebut berada di sekitar Komodo, Flores, dan Labuan Bajo. Struktur dasar laut tampak memiliki celah memanjang yang menjadi perhatian pengguna media sosial.

Kemunculan video itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai kedalaman lokasi pengambilan gambar. Salah seorang pengguna bertanya, “Ini di kedalaman berapa?” Pengunggah video menjawab, "24 sampai 35 meter."

Benarkah Berkaitan dengan Gempa?

Meski video tersebut diklaim sebagai dampak gempa, hubungan langsung antara retakan yang terlihat dan gempa 15 Agustus 2026 masih membutuhkan verifikasi ilmiah. Rekaman visual saja belum cukup untuk memastikan kapan retakan terbentuk atau apa penyebabnya.

Secara geologi, gempa bumi dapat terjadi akibat pergerakan atau perubahan pada struktur patahan di dalam bumi. Jika aktivitas tektonik berlangsung di wilayah bawah laut, perubahan pada dasar laut memang dapat terjadi, tetapi bentuk dan penyebab setiap retakan perlu diperiksa melalui survei lapangan atau kajian geologi.

Karena itu, kondisi yang terlihat dalam video sebaiknya tidak langsung disimpulkan sebagai patahan baru akibat gempa sebelum ada pemeriksaan dari ahli atau lembaga terkait.

Apakah Dasar Laut Bisa Retak?

Bisa, dan dalam kasus gempa sebesar ini kemungkinan terjadi ruptur pada bidang sesar sangat besar. Namun istilah yang lebih tepat secara geologi adalah ruptur atau patahan, bukan dasar laut terbelah menjadi dua.

Ketika bidang sesar bergerak, batuan di sepanjang zona tersebut dapat mengalami pergeseran dan permukaan dasar laut di atasnya dapat ikut mengalami deformasi.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags