Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat pada rentang 6.127 hingga 6.257 dalam perdagangan Kamis (16/7). Optimisme ini didorong oleh data inflasi Amerika Serikat yang melandai, meredakan kekhawatiran pasar terhadap kenaikan suku bunga.
Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (15/7), IHSG ditutup naik tipis 2,45 poin atau 0,04 persen ke level 6.041,972. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta mengatakan, secara teknikal IHSG berhasil bertahan di atas level penting, yakni di atas MA20. Indikator Stochastic K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif, meski volume perdagangan menurun.
Sentimen global datang dari rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk Juni yang turun 0,3 persen secara bulanan, mengikuti tren inflasi konsumen (CPI) yang juga melandai sehari sebelumnya. Hal ini memberikan angin segar bagi pasar dan menurunkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan akhir Juli menjadi sekitar 10 persen.
Meski inflasi melandai, Ketua The Fed Kevin Warsh dalam testimoninya menegaskan bahwa bank sentral tetap berkomitmen penuh menekan inflasi hingga target 2 persen.
Dari domestik, penguatan tipis IHSG pada Rabu juga didorong oleh data inflasi AS. Nafan menambahkan, hal itu menjadi modal positif bagi perdagangan hari ini. Pelaku pasar kini akan fokus pada prospek laba emiten kuartal II 2026, yang berpotensi menjadi katalis berikutnya jika hasilnya sesuai atau melampaui ekspektasi.
Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham AKRA, BUVA, dan PANI pada perdagangan Kamis.
Sementara itu, MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak bervariasi dengan potensi menguat ke level 6.137-6.254 dan melemah ke 5.974-6.020. "Sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6.137-6.254. Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 5.974-6.020," tulis MNC Sekuritas. Saham rekomendasi mereka meliputi BBRI, BULL, BUMI, dan TINS.
Artikel Terkait
IHSG Dibuka Hijau, Rupiah Stagnan di Rp 18.036 per Dolar AS
IHSG Diprediksi Menguat, Investor Asing Kembali Borong Saham
IHSG Menguat 1,09% ke 6.108, Rupiah Perkasa ke Rp17.975 per Dolar AS
IHSG Ditutup Menguat ke 6.064,46 pada Sesi I Perdagangan