Babak semifinal HYDROPLUS Soccer League (HPSL) All-Stars 2026 telah rampung digelar di Supersoccer Arena, Kudus, pada Sabtu (11/7). Empat tim terbaik dari kategori U-15 dan U-18 kini bersiap untuk bertarung di partai final, Minggu (12/7).
Di kategori U-15, Goal Aksis asal Regional Bandung menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke final. Mereka menang dramatis atas Mojang Priangan melalui adu penalti dengan skor akhir 1 (2)-(3) 1. Mojang unggul lebih dulu di babak pertama lewat gol Kirani Hedda pada menit ke-23. Namun, Astrid Nahdah Sabilla dari Goal Aksis menyamakan kedudukan di menit ke-47, memaksa pertandingan berlanjut ke tos-tosan.
Di partai puncak, Goal Aksis akan berhadapan dengan Cipta Cendikia Football Academy (Regional Jakarta) yang pada semifinal menang 2-1 atas Arema FC Women. Dua gol kemenangan Cipta Cendikia dicetak oleh Shilen Nailenka Khanza (12') dan Ayla Dva Khala Ahisma (24'), sementara gol balasan Arema datang dari Fadilla di menit 27.
Bergeser ke kategori U-18, Akademi Persib Bandung melaju ke final setelah mengalahkan juara Regional Jakarta, Putri JP, dengan skor tipis 2-1. Kekalahan ini cukup menyakitkan bagi tim asuhan Herry Susilo karena mereka kebobolan di menit-menit akhir lewat gol Aulia Arifah (70'). Aulia sebelumnya mencetak gol pada injury time babak pertama (35 2'), yang kemudian dibalas Mentari Putri Hayfa Ramadhani dari Putri JP di menit 47.
Di final nanti, Akademi Persib akan berhadapan dengan Putri Garut, yang pada semifinal menang 0-1 atas Arema FC Women berkat gol Nazwa Bilbina Putri di menit 44.
Jadwal Final HPSL All-Stars 2026
Kategori U-15: pukul 09.00 WIB, Goal Aksis vs Cipta Cendikia. Kategori U-18: pukul 14.00 WIB, Akademi Persib Bandung vs Putri Garut. Seluruh pertandingan dapat disaksikan langsung secara gratis di Supersoccer Arena, Kudus, atau melalui live streaming.
Artikel Terkait
Empat Tim U-15 dan U-18 Berebut Tiket Final HPSL All-Stars 2026
Empat Tim Lolos Semifinal HPSL All-Stars 2026, Empat Tiket Lain Diperebutkan Jumat
HPSL All-Stars 2026 Dibuka, Laga Perdana Didominasi Skor Tipis
Wafatnya Perajin Caping Kalo, Regenerasi Pengrajin Tradisional Kudus Terancam