Harga Keekonomian Pertamax Capai Rp20.000 per Liter, Pemerintah Intervensi di Rp16.250

- Jumat, 26 Juni 2026 | 01:35 WIB
Harga Keekonomian Pertamax Capai Rp20.000 per Liter, Pemerintah Intervensi di Rp16.250

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, mengungkapkan bahwa harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax atau RON 92 seharusnya berada di kisaran Rp19.000 hingga Rp20.000 per liter jika mengikuti harga minyak dunia. Namun, pemerintah masih melakukan intervensi harga sehingga kenaikan Pertamax dapat ditekan di angka Rp16.250 per liter. Kondisi inilah yang membuat sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta enggan menjual BBM nonsubsidi karena harga yang ditetapkan pemerintah dinilai masih berada di bawah biaya produksi.

“Saya tanya ke kawan-kawan Pertamina, itu RON 92 saat tanggal 10 Juni kemarin sebetulnya modal kalian berapa. Itu RON 92 sudah USD1,1 per liter. Kalau kita membiarkan, artinya RON 92 itu sekitar Rp19-20 ribu per liter,” kata Bambang dalam acara Energy Forum di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Bambang menjelaskan, untuk harga BBM nonsubsidi, pemerintah masih melakukan intervensi demi menjaga daya beli masyarakat. Caranya dengan memberikan batasan harga jual kepada badan usaha, yang pada akhirnya berdampak pada margin perusahaan. “Pemerintah lewat Menteri ESDM mematok bahwa mereka hanya boleh jual RON 92 di harga Rp16.250, dan paling tinggi Rp16.600 misalnya. Artinya untuk harga nonsubsidi, Pertamina tidak dibiarkan full menjual dengan harga ekonomi,” ujarnya.

Ia pun secara terbuka mempertanyakan kesediaan SPBU swasta untuk menjual BBM nonsubsidi dengan harga yang berlaku saat ini. “Saya terbuka aja deh, misalkan kawan-kawan SPBU swasta lainnya. Apakah mereka mau jual dengan harga seperti sekarang? Kan belum mau,” ujar dia.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyatakan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi, termasuk RON 92 ke atas, telah mempertimbangkan daya beli masyarakat. Pertamina resmi menaikkan harga jual BBM jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax saat ini Rp16.250 per liter, naik sekitar Rp3.950 dari harga sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara Pertamax Green naik Rp4.100, dari Rp12.900 menjadi Rp17.000.

“Penyesuaian pada harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.