Lebih dari Seribu Gempa Susulan Guncang Sigi Sepekan Pascagempa M6,7

- Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB
Lebih dari Seribu Gempa Susulan Guncang Sigi Sepekan Pascagempa M6,7

Lebih dari seribu kali gempa susulan tercatat mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dalam sepekan terakhir setelah gempa besar berkekuatan magnitudo 6,7 pada 16 Juni 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, hingga Minggu (21/6/2026), total gempa susulan mencapai 1.163 kali dengan kekuatan terbesar mencapai magnitudo 5,3.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, mengungkapkan bahwa gempa susulan terbaru terjadi pada Minggu sore dengan magnitudo 4,1. “Gempa ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi dengan kekuatan M6,7 di Sigi pada tanggal 16 Juni 2026 pukul 10:27:44 WIB,” ujarnya.

Menurut Djati, episenter gempa terletak pada koordinat 1,08 Lintang Selatan dan 120,01 Bujur Timur, tepatnya di darat pada jarak 38 kilometer timur laut Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 6 kilometer. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Palolo,” jelasnya.

Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap serta laporan masyarakat, gempa ini menimbulkan guncangan di Sigi dengan skala intensitas II hingga III Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, dan getaran terasa nyata di dalam rumah, seolah-olah ada truk yang melintas.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” kata Djati.

Sementara itu, BMKG mengimbau warga untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa susulan yang masih terus terjadi. Masyarakat diminta tidak mudah terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan selalu merujuk pada sumber resmi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags